Kuota Haji di Garut Kembali Normal, 1.775 Jamaah Sudah Lunasi BPIH

GARUT, iNewsGarut.id – Kuota haji di kabupaten Garut tahun 2023 ini kembali ke angka normal yakni sebanyak 1.938 jamaah, dari jumlah 1.938 itu, jamaah calon haji yang sudah melunasi biaya penyelenggaran ibadah haji (BPIH) sebanyak 1.775 jamaah, yang tidak melunasi sebanyak 1.363 jamaah.
"Kuota haji di Garut kembali normal yakni 1.938 jamaah, namun dari jumlah itu yang sudah melunasi BPIH sebanyak 1.775, dan yang tidak melunasi berjumlah 1.363 jamaah,"ungkap Kepala Seksi haji Kemenag Garut, Ahmad Rasidrid kepada iNewsGarut.id, saat ditemui di kantornya, Rabu (17/5/2023).
Dikatakan Ahmad, jamaah calon haji yang tidak melunasi BPIH tidak menghambat pada kuota haji yang sudah ditetapkan. Karena adanya calon haji cadangan yang sudah melunasi biaya tersebut, kemungkinan cadangan masuk ke dalam kuota haji tahun ini.
"Karena posisi cadangan banyak yang melunasi, mereka naik sehingga kuota haji di Garut ini terpenuhi, namun masih minus 3 orang yakni menjadi 1.935 jamaah,"ujarnya.
Alasan calon haji yang tidak melunasi BPIH, Ahmad menjelaskan, karena kebanyakan mereka belum ada kesiapan dari segi ekonomi, ketika pihaknya melakukan survei, Kata Ahmad, kebanyakan kekurangan dari segi ekonomi.
"Ya kebanyakan ketika di survei, jamaah haji tidak melunasi BPIH itu faktor ekonomi,"katanya.
Menurutnya, di setiap kabupaten/kota itu terdapat jamaah cadangan, yang nantinya untuk mengisi sit kuota jamaah haji yang tidak melunasi BPIH.
"Jadi ada jamaah cadangan di setiap kabupaten/kota, tujuannya untuk mengisi sit kuota jamaah haji yang tidak melunasi biaya haji, dari jamaah yang reguler itu terpenuhi oleh jamaah cadangan,"ucapnya.
Untuk lansia sendiri, kata Ahmad, dalam posisi aman, beda dengan cadangan, meskipun menyeluruh sudah melunasi biaya haji, belum tentu keberangkatannya, karena disesuaikan dengan sit yang kosong di seluruh kabupaten/kota.
"Untuk lansia aman, berbeda dengan jamaah cadangan, meskipun menyeluruh sudah melunasi biaya haji, belum tentu keberangkatannya,"katanya.
Rencana keberangkatan jamaah haji di Garut disimpan di kloter awal, secara dokumen keberangkatan jamaah haji Garut sudah Final, bahwa untuk kloter pertama jamaah haji Garut sudah siap dari seluruh kesiapan secara dokumennya.
"Alhamdulillah Garut diberikan penghargaan oleh kanwil Kemenag, jamaah haji Garut disimpan di kloter awal,"imbuhnya.
Langkah persiapan keberangkatan sendiri, diterangkan Ahmad, pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatunya sejak awal-awal mulai dari rapat dengan seluruh jajaran instansi terkait baik dengan TNI-POLRI, Dishub, dan DLHK, serta lainnya.
"Persiapan sejak awal sudah siap, hanya menunggu finalisasi saja besok, karena ada satu ruang di alun-alun yang sekarang tidak ada pembatas antara alun-alun dengan depan babancong, sehingga berdasarkan kajian itu harus ada pembatas besi demi kenyamanan jamaah haji dan juga pengantar,"terangnya.
Diketahui berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) biaya penyelenggaran ibadah haji disetujui 6 April 2023. Besaran biaya haji Rp44,3-Rp55,9 juta tergantung embarkasi.
Editor : ii Solihin