Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Pemuda Desa Pendeuy Garut Meregang Nyawa Usai Pesta Miras Oplosan
Advertisement . Scroll to see content

5 Anak Punk Kejang-Kejang lalu Tewas Usai Tenggak Miras Campur Hand Sanitizer

Jum'at, 17 September 2021 | 11:36 WIB
  • author Maskaryadiansyah
5 Anak Punk Kejang-Kejang lalu Tewas Usai Tenggak Miras Campur Hand Sanitizer
Barang bukti hand sanitizer yang dicampur miras jenis ciu menewaskan anak punk di Berau, Kalimantan Timur.

BERAU, INEWS.id -  Lima anak punk di Berau, Kalimantan Timur, tewas usai menenggak minuman oplosan dicampur hand sanitizer. Seorang remaja yang mengoplos minuman tersebut ditetapkan sebagai tersangka. 

Pelaku adalah HA yang masih berusia 15 tahun. Dia mengoplos air putih dicampur hand sanitizer, lalu sengaja diberikan kepada lima temannya. 

 "Pelaku dengan sengaja memberikan dengan dalih air tersebut minuman keras ciu, tapi sudah dicampur hand sanitizer," ujar Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono, Rabu (15/9/2021). 

BACA JUGA:

Pesta Miras Oplosan Racikan Teman, 3 Orang di Pandeglang Tewas

Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin 13 September 2021 di Kelurahan Sambaliung, Kecamatan Sambaliung. Pelaku menyodorkan minuman oplosan tersebut kepada rekannya yang disebutnya sebagai ciu. Tak menaruh curiga, kelima korban yang merupakan anak punk menenggak minuman tersebut bersama-sama. 

Tiga orang lainnya mengalami sakit perut dan panas di dada. Ketiganya kemudian dibawa ke rumah sakit. Namun pertolongan medis tak bisa menyelamatkan nyawa mereka. Ketiganya dinyatakan tewas di rumah sakit. Atas perbuatannya HA ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Mengingat pelaku masih di bawah umur, kepolisian memberikan perlakuan khusus.
 

Editor: Sazili MustofaEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut