Tinggal di Rumah yang Tak Layak Huni, Keluarga Popon di Singajaya Garut Perlu Uluran Tangan

Dindin
Kondisi rumah Ibu Popon (55), warga warga asal Kampung Baru, Desa Sukamulya, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, yang nampak tidak layak huni. Foto iNewsGarut.id/ Dindin.

GARUT, iNewsGarut.id – Sungguh malang sekali kehidupan keluarga Ibu Popon (55) warga asal Kampung Baru, Desa Sukamulya, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut.

Ia hidup sangat sederhana bersama 3 orang anak dan tinggal di rumah yang tidak layak huni. Namun, terdapat satu orang anak bernama Ismatul Nurlaila (10) yang mengalami disabilitas.

Tak hanya itu, atas kejadian gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Garut lalu, sebagian rumahnya ambruk karena terdampak peristiwa tersebut.

Perlu adanya uluran tangan dari berbagai pihak bagi keluarga Popon ini, sehingga dapat mensejahterakan warga yang termasuk kategori kurang mampu.

Salah seorang tokoh masyarakat sekaligus Ketua Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Desa Sukamulya, Kecamatan Singajaya, Salman, ia mendatangi lokasi kediaman Ibu Popon yang diketahui kondisi rumahnya rusak dan perlu adanya bantuan.

"Hari ini saya duduk di depan rumahnya Ibu Popon, warga Kampung Baru, Desa Sukamulya, Kecamatan Singajaya. Kebetulan Ibu Popon ini memiliki anak disabilitas terus memiliki rumah yang tidak layak huni. Kebetulan kemarin waktu ada kejadian di Cianjur itu sedikit terkena dampak, terus keduanya waktu ada gempa di Garut juga kena dampak, hanya saja waktu itu sempat di asessment, entah kemana sampai saat ini tidak kunjung datang bantuan sekali pun," katanya, Rabu (26/1/2023).

Lanjutnya, ia mengatakan dirinya juga sudah melakukan asessment tapi sampai saat ini belum kunjung pula bantuan yang datang. 

"Sampai saat ini bantuan dari mana pun bantuan belum juga datang, belum juga tiba, padahal sudah saya asessment," ujarnya.

Untuk itu, ia mengajak kepada unsur pemerintah, baik itu dari kabupaten, provinsi, ataupun pusat untuk menyalurkan bantuan kepada warganya ini.

"Saya mengetuk bapak-bapak dinas, baik dari kabupaten, provinsi, ataupun pusat, bapak-bapak yang sedikit punya uang lebih untuk membantu warga kami disini," ajak Salman.

Terakhir, ia berharap mudah-mudahan setelah ia melaporkan rumah Ibu Popon ini, mudah-mudahan dari dinas manapun terketuk hatinya untuk membantu Ibu Popon.

Editor : ii Solihin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network