Bacalon Gubernur Jabar Bima Arya Kagum Melihat Produk Kulit di Toko Astiga Garut

Hendrik Prima
Bima Arya saat melihat produk kulit di toko Astiga Garut. Foto iNewsGarut.id/Hendrik Prima.

GARUT, iNewsGarut.id – Bima Arya Sugiarto politisi Indonesia dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan juga Wali Kota Bogor dua periode yang menjabat sejak 20 April 2019 hingga 20 April 2024, menyempatkan diri melihat produk-produk fashion kulit di toko Astiga yang berada di Sukaregang, Garut, Jawa Barat, Selasa (21/5/2024).

Bima melihat berbagai produk mulai dari jaket kulit dan asesoris lainnya yang merupakan produk unggulan dari toko Astiga yang dikenal merupakan toko ternama di Kabupaten Garut.

Dalam wawancaranya dirinya terkejut dan suprise dengan produk kulit yang ada di Garut ini.

"Oke kejutan surprise seperti di Turki jadi hebring pisan negara ini, Kita pernah ke turki, banyak yang sudah pernah ke turki terkagum- kagum dengan bagaimana Turki memasarkan produk kulitnya kepada wisatawan dan ternyata di Garut ini sudah seperti itu. 

Lebih lanjut Bima menuturkan, jadi ini potensi yang luar biasa ada kreativitas, ada produktivitas disini tinggal dibantu saja jaringannya. "Saya senang melihat bagaimana teman- teman di Astiga Garut ini berkolaborasi juga dengan mojang  jajaka, dan itu harus nyambung dengan paket paket wisata yang ada di garut, banyak mengenalkan potensi yang ada di Garut ini,"imbuhnya.

Menurutnya, kata kuncinya adalah kolaborasi- kolaborasi dengan para pegiat seni, para pekerja kreatif semua supaya bisa berimprovisasi untuk model- model dan lain lain. Yang kedua, kata Bima, adalah marketingnya.

"Ini adalah contoh baru ini terobosan- terobosan pisan. Bagaimana warga atau pengunjung dibuat terpesona dengan tournya, ada cerita narasi tentang sejarah Astiga dari tahun 8 puluhan itu sesuatu yang baru di Indonesia dan tidak usah jauh-jauh ke internasional market Jawa Barat yang 50 juta saja sudah cukup diadopsi produk -produk yang lain dan sangat bisa,"ujarnya.

"jadi perlu marketing, perlu jejaring marketing dan network Indonesia, kita siap kalau dari bogor sendiri untuk menyambungkan dengan jejaring yang ada di Bogor misalnya, kemudian mengenalkan kepada warga bogor bahwa di Garut ini ada industri yang seperti ini,"tambah Bima.

Dikatakannya, di Indonesia di beberapa kota sudah memaksa study bandingnya untuk membayar.

"Ada kebijakan Pemerintah kota yang begitu, kalau mau belajar dari kami maka harus ada paket sekian gitu, Jadi Garut pun saya kira bisa seperti itu,"pungkasnya.

Editor : ii Solihin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network