GARUT, iNewsGarut.id – Polres Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan masyarakat melalui aksi nyata pelestarian lingkungan. Sebanyak 500 bibit pohon kopi dibagikan kepada masyarakat di wilayah rawan bencana sebagai upaya mitigasi longsor dan banjir, Selasa (13/1/2026).
Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian alam sekaligus keselamatan warga yang tinggal di daerah rawan bencana.
“Kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Kalau alam kita jaga dengan baik, maka alam juga akan menjaga kita dari berbagai potensi bencana,” ujar AKBP Yugi Bayu Hendarto.
Pembagian bibit kopi ini menyasar lima wilayah Polsek yang pada tahun 2025 tercatat memiliki tingkat kejadian bencana cukup tinggi, yakni Polsek Banjarwangi, Limbangan, Bungbulang, Singajaya, dan Cilawu. Wilayah tersebut dikenal memiliki kontur perbukitan dan pegunungan yang rawan longsor serta banjir saat musim hujan.
Menurut Kapolres, pemilihan pohon kopi sebagai tanaman konservasi bukan tanpa pertimbangan.
“Tanaman kopi memiliki perakaran yang kuat sehingga mampu menahan tanah dan mengurangi risiko longsor. Selain itu, kopi juga bernilai ekonomis, sehingga diharapkan bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, program penghijauan ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah jangka panjang dalam membangun ketahanan wilayah terhadap bencana.
Editor : ii Solihin
Artikel Terkait
