GARUT, iNewsGarut.id – Sebanyak 185 santri kelas enam Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Arqam Muhammadiyah Daerah Garut, mengikuti program unggulan pelepasan Jemaah Umroh Akbar di Aula Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan spiritualitas dan pencontohan pendidikan karakter berbasis agama di Kabupaten Garut.
Acara pelepasan ini dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Garut, dr. Maskut Farid, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap keberlangsungan program di Pondok Pesantren Darul Arqam.
Dalam sambutannya, dr. Maskut Farid menekankan pentingnya menuntut ilmu hingga tuntas di lembaga ini sebagai bekal masa depan.
"Program pesantren yang DA (Darul Arqam) itu tidak boleh lepas ya. Jadi harus sampai SMA, kalau lepas harus diganti, katanya. Itu bagus sekali karena kalau setengah-setengah tadi repot, harus tamat gitu ya," ujarnya.
Ia memaparkan filosofi keberuntungan yang berkaitan erat dengan kedekatan kepada Sang Pencipta melalui ibadah dengan mendekatkan diri kepada Allah salah satunya melalui ibadah umrah ataupun haji.
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut, Ahmad Syauqi, mengingatkan para santri bahwa perjalanan ini bukanlah sekadar perjalanan wisata, melainkan sebuah undangan suci.
"Luruskan kembali niat Ananda untuk berangkat umroh kali ini. Bahwa Ananda semua berangkat umroh kali ini tiada lain dan tiada bukan hanya untuk ibadah kepada Allah, hanya untuk taqarrub ilallah," tegasnya.
Ia juga berpesan agar para santri menjadikan momen umroh sebagai sarana melatih kesabaran dan pengelolaan emosi, khususnya saat melakukan ibadah di tanah suci.
"Umroh tidak hanya tawaf dan sa'i, tetapi umroh sebetulnya adalah latihan jiwa. Ananda semua nanti dituntut untuk sabar ketika lelah, apalagi dalam proses tawaf yang luar biasa, itu pasti dipenuhi dengan fisik yang sangat lelah," kata Ahmad Syauqi.
Editor : ii Solihin
Artikel Terkait
