Ia menekankan pentingnya integritas dan kepatuhan terhadap regulasi dalam menjalankan usaha distribusi energi, agar penyaluran BBM dapat tepat sasaran dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Pelaku usaha harus memastikan distribusi berjalan sesuai aturan, karena mereka merupakan ujung tombak pelayanan energi kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, pihak Pertamina memastikan stok BBM di wilayah Kabupaten Garut dalam kondisi cukup hingga beberapa waktu ke depan. Selama periode Satgas Lebaran yang berlangsung dari H-14 hingga H+14, penyaluran energi berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan penyedia energi, diharapkan distribusi BBM di Kabupaten Garut dapat terus terjaga stabil, merata, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.
Editor : ii Solihin
Artikel Terkait
