750 Pelari Siap Adu Cepat di Papandayan Chicken Run 5K, Sistem Chip Time

Hendra YG
Panitia Papandayan Chicken Run 2026 jelang pelaksanaan lomba lari 5K yang akan diikuti sekitar 750 peserta. (Foto: iNewsGarut.id/ Hendra YG).

GARUT, iNewsGarut.id – Persaingan menuju garis finis di Papandayan Chicken Run 5K 2026 dipastikan berlangsung lebih kompetitif sekaligus lebih adil, dengan dukungan sistem RFID chip timing yang mampu mencatat waktu tempuh setiap peserta secara presisi. Sebanyak 750 pelari dari berbagai daerah akan mengikuti ajang lari yang digelar di Kawasan Harmoni, Jalan Ibrahim Adji, Kabupaten Garut, Minggu (19/7/2026) mendatang.

Penerapan teknologi chip time menjadi pembeda utama pada penyelenggaraan tahun ini. Berbeda dengan pencatatan berdasarkan waktu tembakan start (gun time), sistem ini menghitung waktu bersih (net time) sejak pelari benar-benar melewati garis start hingga menyentuh garis finis. Dengan demikian, setiap peserta dinilai berdasarkan performa nyata di lintasan, tanpa dipengaruhi posisi saat memulai lomba.

Direktur PT Papandayan Inti Plasma, Fajar Nareswara, mengatakan Papandayan Chicken Run 5K diselenggarakan untuk memperingati hari ulang tahun ketiga perusahaan. Tingginya minat peserta menunjukkan bahwa olahraga lari kini semakin diminati masyarakat sekaligus menjadi peluang untuk mengembangkan sport tourism di Kabupaten Garut.

Menurutnya, penggunaan chip timing merupakan bentuk komitmen panitia dalam menghadirkan kompetisi yang profesional dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta.

"Kami ingin seluruh peserta merasakan atmosfer perlombaan yang berkualitas. Dengan sistem chip time, hasil lomba menjadi lebih akurat dan setiap pelari memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Papandayan Chicken Run 5K bukan sekadar perayaan ulang tahun perusahaan, tetapi juga bagian dari upaya kami mendorong gaya hidup sehat sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui olahraga," ujar Fajar kepada awak media di Hotel Harmoni Garut, Minggu (12/7/2026).

Ia berharap Papandayan Chicken Run dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang dinantikan komunitas lari, sekaligus memberi dampak positif bagi perkembangan olahraga dan sektor pariwisata di Kabupaten Garut.

Sementara itu, Kapten Balad Lumpat, Ikhsan Maulana Fauzi, menjelaskan bahwa penggunaan chip timing kini menjadi standar dalam berbagai kompetisi lari resmi karena mampu menghasilkan pencatatan waktu yang lebih objektif dibandingkan sistem konvensional.

Menurut Ikhsan, setiap peserta akan mengenakan chip RFID yang secara otomatis merekam waktu saat melewati garis start dan finis. Mekanisme tersebut memastikan hasil lomba benar-benar mencerminkan waktu tempuh masing-masing pelari.

Editor : ii Solihin

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network