KAB Bandung. iNewsGarut.id – Upaya membangun kemandirian masyarakat berbasis potensi lokal terus berkembang di Dusun Kamojang, Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung. Melalui Program Kahuripan Kamojang, puluhan warga terlibat aktif dalam berbagai kegiatan ekonomi produktif yang terintegrasi dengan pelestarian lingkungan.
Kahuripan Kamojang merupakan singkatan dari Kawasan Hijau Integrasi Pengelolaan Lingkungan, sebuah model pemberdayaan masyarakat yang mengedepankan kolaborasi antara aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Program ini melibatkan berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pemuda, ibu rumah tangga, petani, hingga lansia.
Ketua Kelompok Usaha Mandiri Kahuripani, Dede Sutisna, mengatakan bahwa saat ini sebanyak 67 warga berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan yang dikembangkan melalui program tersebut. Menurutnya, keterlibatan lintas kelompok masyarakat menjadi kunci dalam membangun kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.
"Kami ingin menciptakan keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan. Keduanya harus berjalan bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," ujarnya saat kegiatan di Aula Kahuripan Kamojang, Rabu (10/6/2026).
Program ini bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu pengelolaan lingkungan terpadu, pengembangan pertanian dan peternakan berbasis sumber daya lokal, serta pemberdayaan masyarakat berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, berbagai kelompok masyarakat diberdayakan untuk mengelola potensi yang ada sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru.
Dukungan terhadap pengembangan program tersebut dilakukan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN Indonesia Power Unit Kamojang PGEO. Bersama masyarakat, perusahaan mendorong penguatan kapasitas warga melalui enam program unggulan yang saling terintegrasi guna menciptakan kawasan yang mandiri dan berkelanjutan.
Salah satu program yang berkembang adalah budidaya jamur tiram yang dikelola Kelompok Usaha Mandiri (KUM) Bina Mitra Panas Bumi. Memanfaatkan kondisi alam Kamojang yang sejuk, kelompok ini mengembangkan usaha mulai dari pembibitan hingga pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai tambah. Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pelatihan bagi warga yang ingin mengembangkan usaha serupa.
Pemberdayaan generasi muda diwujudkan melalui kelompok Kamojang Pesat yang bergerak di bidang promosi digital. Kelompok ini aktif memperkenalkan potensi wisata, kuliner, dan produk unggulan lokal melalui berbagai platform digital sehingga mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Editor : ii Solihin
Artikel Terkait
