GARUT, iNewsGarut.id – Partai NasDem Jawa Barat mulai mempersiapkan strategi untuk mendongkrak perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029. Dari perolehan saat ini yang disebut berada di kisaran delapan kursi, partai tersebut membidik peningkatan hingga 15 sampai 16 kursi sekaligus menargetkan posisi tiga besar di Jawa Barat.
Penguatan kepengurusan di tingkat daerah menjadi salah satu langkah yang ditempuh untuk mewujudkan target tersebut. Kabupaten Garut pun menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian melalui pelantikan pengurus DPD dan DPC Partai NasDem, di Graha Bela Negara, Jumat (16/10/2026).
Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat, Mamat Rachmat, menilai keberadaan figur yang memiliki kapasitas kepemimpinan menjadi faktor penting dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan dukungan masyarakat.
Ia menyebut penunjukan Lola Nelria Oktavia sebagai Ketua DPD NasDem Kabupaten Garut didasarkan pada keyakinan bahwa Lola mampu menggerakkan mesin partai sekaligus mengoptimalkan perannya sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Barat XI.
Menurut Mamat, kekuatan partai di daerah perlu dibangun melalui kerja kolektif, konsolidasi organisasi, serta kolaborasi dengan para wakil rakyat agar aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan secara lebih efektif.
“Kita di Jawa Barat menargetkan tiga besar. Ini tentu membutuhkan perjuangan luar biasa. Dengan kepemimpinan yang memiliki kapasitas di daerah, kami optimistis target tersebut bisa diperjuangkan,” ujar Mamat.
Ia mengakui, peningkatan jumlah kursi bukan pekerjaan mudah. Karena itu, DPW NasDem Jawa Barat berupaya memperkuat kepengurusan di berbagai daerah dengan menempatkan figur yang dinilai mampu menjalankan roda organisasi dan membangun kepercayaan masyarakat.
Di sisi lain, Ketua DPD NasDem Kabupaten Garut, Lola Nelria Oktavia, menegaskan bahwa penguatan partai tidak cukup hanya dilakukan melalui pembenahan struktur kepengurusan. Menurutnya, NasDem harus mampu menunjukkan manfaat nyata bagi masyarakat jika ingin mempertahankan sekaligus memperluas dukungan politik.
Lola yang juga duduk sebagai anggota DPR RI menyatakan akan mendorong berbagai program yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat Garut. Ia ingin keberadaan partai tidak hanya terasa saat menjelang pemilu, tetapi juga melalui kegiatan dan kerja nyata yang berkelanjutan.
“Ke depan, NasDem harus lebih memasyarakat, lebih dekat di hati masyarakat, dan program-programnya benar-benar dirasakan dampaknya oleh masyarakat,” kata Lola.
Ia menilai masyarakat semakin kritis dalam menentukan pilihan politik. Dukungan publik, menurutnya, akan sangat dipengaruhi oleh kinerja dan bukti nyata yang diberikan para wakil rakyat.
Atas dasar itu, Lola menyatakan akan memprioritaskan kerja untuk masyarakat serta menjaga kepercayaan yang telah diberikan pemilih kepadanya.
“Saya lebih mengutamakan kerja untuk masyarakat. Masyarakat sekarang semakin cerdas. Kalau kita terus bekerja dengan ikhlas dan menunjukkan hasilnya, masyarakat bisa menilai kinerja kita pada 2029 nanti,” ujarnya.
Lola juga membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Garut untuk menjalankan program-program yang sejalan dengan kebutuhan daerah.
Sebagai anggota DPR RI sekaligus pimpinan partai di tingkat kabupaten, ia menilai koordinasi antara partai, wakil rakyat, dan pemerintah daerah penting agar berbagai program dapat memberikan dampak lebih luas.
Ia berharap sinergi tersebut bisa membantu memperjuangkan aspirasi masyarakat Garut, terutama melalui program yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
Meski demikian, Lola belum merinci program konkret yang akan menjadi prioritas utama kepengurusan NasDem Garut. Ia menegaskan bahwa arah kerja partai ke depan harus berorientasi pada kepentingan masyarakat dan menjaga kepercayaan publik.
Pelantikan pengurus DPD dan DPC NasDem Garut pun menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat basis dukungan sekaligus mempersiapkan langkah politik menuju Pemilu 2029.
Dengan target peningkatan kursi yang dicanangkan DPW NasDem Jawa Barat, kinerja kepengurusan di daerah akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan partai mencapai ambisinya.
Editor : ii Solihin
Artikel Terkait
