Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tani Merdeka Dampingi Kementan Cek Potensi Pertanian Moder di Tiga Wilayah
Advertisement . Scroll to see content

Belasan Rumah di Singajaya Garut Terancam Longsor Akibat Pergerakan Tanah

Kamis, 13 Oktober 2022 | 14:36 WIB
  • author Indra
Belasan Rumah di Singajaya Garut Terancam Longsor Akibat Pergerakan Tanah
Pergerakan tanah di Kampung Gunung Gagak, Desa Sukawangi kian meluas . Foto iNewsgarut.id/Indra.

GARUT,iNewsGarut.id – Belasan rumah warga di Kampung Gunung Gagak, Desa Sukawangi, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, terancam tergerus longsor akibat pergerakan tanah.

Ancaman tersebut berasal dari munculnya tanah retak kurang lebih sepanjang 10 meter dari pemukiman warga tepat di bawah perkampung.

Kepala Dusun (Kadus) Sukawangi Latif, mengatakan awalnya ambrolnya tanah terjadi pada 20 September lalu, dan kian hari semakin bertambah pergerakan tanah yang mengakibatkan longsor dan amblas.

"Di Kampung Gunung Gagak, Desa Sukawangi, yang terdampak pergerakan tanah itu ada khususnya di RT 2 ada 2 rumah, RT 3 ada 17 rumah, 1 fasilitas masjid, satu lagi poskamling dan Tempat Pemakaman Umum (TPU)," sebutnya saat diwawancarai wartawan iNewsGarut.id, Rabu (12/10/2022).

Ia menyebut pergerakan tanah terus meluas setiap harinya dan terus bertambah sekitar 30 centimeter (Cm) amblasnya. Ia berharap adanya relokasi terhadap perkampungannya ini.

"Harapan kami direlokasi karena kontur tanah di Gunung Gagak ini sudah tidak memungkinkan untuk ditinggali kembali," harapnya.

Sementara itu, Entin (42) warga setempat, dirinya merasa was-was dengan adanya pergerakan tanah yang menimpa perkampungannya.

"Berharap ada solusi dari pemerintah karena kami disini merasa was-was dan kjawatir apalagi kalau hujan turun di malam hari ," katanya.

Editor: ii Solihin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut