get app
inews
Aa Text
Read Next : Sosialisasi Perda Nomor 5 Tahun 2023 Tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak

Dudung Sudiana Ikut UKK di DPW PKB Jabar Untuk Pilkada Garut 2024

Jum'at, 07 Juni 2024 | 14:54 WIB
header img
Bacalon Bupati Garut Dudung Sudiana saat akan mengikuti UKK di DPW PKB Jabar untuk Pilkada Garut 2024. Foto iNewsGarut.id/Hendrik Prima.

GARUT, iNewsGarut.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam waktu dekat ini akan melakukan uji kompetensi dan kepatutan (UKK). Salah satunya yang akan mengikuti UKK tersebut yakni Bakal Calon (Bacalon) Bupati Garut H. Dudung Sudiana.

Hal itu dibenarkan oleh ketua Desk Pilkada DPW PKB Jawa Barat Muhammad Dawam.

"Hari ini UKK ada Pak Dadan dan Pak Dudung, rencana ini sudah kami jadwalkan tanggal 7 Juni 2024 UKK di DPP. Nah tidak menutup kemungkinan nanti misalnya akan ada nama lainnya karena PKB sendiri masih belum cukup harus berkoalisi dengan partai lain,"kata Muhammad Dawam saat ditemui di kantor DPW PKB Jabar.

Menurutnya, sampai hari ini PKB masih melakukan screening terhadap bakal calon kepala daerah yang sudah mendaftar online maupun offline.

"Ini sedang kita susun, mereka akan Kita UKK, dan setelah dalam proses UKK bulan ini, lalu kita akan melakukan survei terhadap semua Bacakada yang sudah daftar nanti. Survei ini akan menjadi bahan kita untuk menerbitkan SK meski yang posisi teratas belum jaminan akan mendapatkan rekom karena akan berkaitan dengan nanti siapa pasangannya, dan akan berkaitan dengan koalisinya. Dengan siapa? Nah itu yang akan menjadi pertimbangan DPP,"ungkapnya.

Intinya, jelas Dawam, survei ini juga akan menjadi roadmap pemenangan nantinya. 

"Ya Karena bisa saja ranking ketiga misalnya yang direkomendasi oleh DPP PKB dan itu akan menjadi hasil survei pertama, dan ini akan menjadi roadmap pemenangan,"jelasnya.

Ketua Desk Pilkada DPW PKB Jabar Muhammad Dawam menyatakan bahwa penjaringan yang sudah dilakukan sampai hari ini ada 180 calon kepala daerah yang daftar. Tapi, imbuhnya dalam proses perjalanan sudah ada yang mundur, sudah ada yang mungkin punya ketetapan yang lain, dan ada juga yang sudah mantap dengan pasangannya. Kemudian ada juga yang tidak nyalon.

"Nah ini kita screening ulang sebelum kemudian di UKK oleh DPP,"pungkasnya.

Editor : ii Solihin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut