get app
inews
Aa Text
Read Next : SMP IT Al Mashduqi Garut Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2025

Api Melalap Tiga Toko Oleh-Oleh di Garut, Damkar Habiskan 36 Ribu Liter Air

Rabu, 14 Januari 2026 | 17:27 WIB
header img
Kebakaran tiga toko di pusat kota Garut. (Ist)

GARUT, iNewsGarut.id – Kebakaran besar kembali mengguncang Kabupaten Garut. Tiga unit toko oleh-oleh di kawasan pertokoan ludes dilalap api dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Rabu pagi, 14 Januari 2026, sekitar pukul 08.30 WIB.

Kobaran api yang cepat membesar membuat warga dan pengunjung panik. Asap hitam tebal membumbung tinggi, terlihat dari radius ratusan meter. Beruntung, seluruh pekerja toko dan warga sekitar berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, mengatakan laporan pertama diterima dari warga yang melihat api mulai membesar dari salah satu toko.

“Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan armada dan personel ke lokasi. Fokus utama kami mencegah api merambat ke bangunan lain,” ujar Eko.

Karena lokasi berada di kawasan pertokoan padat, potensi penyebaran api dinilai sangat tinggi.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut mengerahkan lima unit armada, terdiri dari tiga mobil pemadam kebakaran dan dua unit kendaraan water supply. Sekitar 35 personel diterjunkan untuk memadamkan api dan mengamankan area sekitar lokasi kejadian.

Petugas membutuhkan waktu cukup lama untuk mengendalikan api. Tercatat, sekitar 36 ribu liter air digunakan dalam proses pemadaman hingga dilanjutkan dengan pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

“Pendinginan sangat penting agar api tidak kembali menyala, terutama karena banyak material mudah terbakar di dalam toko,” tambah Eko.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar. Tiga toko oleh-oleh yang terbakar diketahui menyimpan banyak stok barang dagangan, mulai dari makanan khas Garut hingga suvenir.

Hingga saat ini, nilai kerugian masih dalam proses pendataan, sementara penyebab kebakaran masih diselidiki oleh pihak berwenang. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, namun belum ada kesimpulan resmi.

Editor : ii Solihin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut