get app
inews
Aa Text
Read Next : Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Dimakamkan Secara Kedinasan di Garut, Tangis Keluarga Pecah

Luhung Elmu Jembar Pangaweruh: Dulu Belajar Pakai Lampu Teplok, Anak Petani Sayur Garut Jadi Doktor

Jum'at, 23 Januari 2026 | 17:43 WIB
header img
Ruang sidang Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Senin (19/1/2026). Asep Maosul (33). Foto (Ist)

Luhung Elmu, Jembar Pangaweruh: Dulu Belajar Pakai Lampu Teplok, Kini Anak Petani Sayur Garut Jadi Doktor UPI

GARUT, iNewsGarut.id – Air mata haru tak terbendung di ruang sidang Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Senin (19/1/2026). Asep Maosul (33), yang akrab disapa Ocul, resmi menyandang gelar Doktor setelah menuntaskan studi panjang yang penuh pengorbanan.

Anak kedua dari lima bersaudara pasangan petani sayuran asal Kampung Ciroyom, Desa Sukawargi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut ini membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih mimpi tertinggi di dunia akademik.

Suasana sidang promosi doktor menjadi momen paling mengharukan ketika Ocul memeluk kedua orang tuanya, H. Aceng Ruman Nurodin dan Hj. Cucu Hasanah. Sang ayah, yang sehari-hari bekerja di kebun dengan sarung dan caping, tampak tak kuasa menahan air mata melihat anaknya berdiri tegak mengenakan toga doktoral.

Dari lampu teplok hingga tiga Doktor perjalanan pendidikan Ocul dimulai dari SD Negeri Karamatwangi 1, SMP Plus Nuurul Mutaqiin Cisurupan, hingga SMA Negeri 1 Cisurupan (kini SMAN 16 Garut). Dalam kondisi ekonomi serba terbatas, malam-malamnya dihabiskan belajar ditemani cahaya lampu teplok, sementara pagi hari ia berjalan kaki menyusuri kebun sayuran untuk berangkat sekolah.

Editor : ii Solihin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut