Cari Madu di Bukit, Warga Garut Justru Temukan Mortir Diduga Aktif
GARUT, iNewsGarut.id – Warga Kabupaten Garut dibuat geger dengan penemuan benda mencurigakan yang diduga kuat mortir. Benda tersebut ditemukan di kawasan perbukitan Kampung Citanam, Desa Panjiwangi, Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (27/1/2026) pagi.
Mortir pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Dipa (25), saat tengah mencari madu hutan di area perbukitan sekitar pukul 09.30 WIB. Benda berbahaya itu ditemukan berada di sela-sela bebatuan, sehingga memicu kekhawatiran akan potensi ledakan yang dapat membahayakan keselamatan warga sekitar.
Menyadari risiko besar dari temuan tersebut, Dipa langsung melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Polsek Samarang yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP) dan melakukan koordinasi lintas wilayah dengan Polsek Tarogong Kaler, mengingat lokasi penemuan berada dalam wilayah hukum Polsek Tarogong Kaler.
Kapolsek Samarang, AKP Hilman Nugraha, membenarkan adanya temuan munisi tersebut. Ia menyatakan bahwa aparat kepolisian langsung melakukan pengamanan di sekitar TKP sebagai langkah awal untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
“Begitu menerima laporan, anggota kami segera menuju lokasi, mengamankan area, dan memastikan tidak ada warga yang mendekati benda tersebut,” ujar AKP Hilman.
Polisi juga langsung memasang garis pengaman serta memberikan imbauan kepada warga sekitar agar menjauhi lokasi penemuan. Langkah ini dilakukan guna meminimalisir risiko apabila mortir tersebut masih aktif dan berpotensi meledak.
Untuk penanganan lebih lanjut, pihak kepolisian melakukan koordinasi dengan Tim Gegana Brimob Polda Jawa Barat. Tim khusus tersebut memiliki kewenangan dan keahlian dalam menangani serta mengevakuasi bahan peledak dan munisi berbahaya.
AKP Hilman menegaskan bahwa mortir merupakan benda yang sangat berbahaya dan tidak boleh ditangani sembarangan oleh masyarakat sipil. Oleh karena itu, pihak kepolisian mengimbau warga agar selalu waspada dan segera melapor jika menemukan benda mencurigakan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, atau mendekati benda yang diduga bahan peledak. Segera laporkan ke kantor polisi terdekat agar bisa ditangani secara profesional,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, lokasi penemuan masih dalam pengamanan pihak kepolisian sambil menunggu kedatangan Tim Gegana untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan lanjutan terhadap mortir tersebut.
Editor : ii Solihin