Dari Rumah Reyot ke Hunian Layak, Lansia di Pakenjeng Garut Rasakan Uluran Kepedulian
GARUT, iNewsGarut.id – Kebahagiaan terpancar dari wajah Ma Omoh (80), warga Kampung Cinta Asih, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut. Lansia tersebut kini dapat menempati rumah baru yang jauh lebih layak, setelah rumah lamanya yang sudah lapuk dan rawan roboh sempat menyita perhatian publik di media sosial.
Hunian baru itu diserahkan secara simbolis oleh Pendiri dan Pembina Yayasan Garut Butuh Penyegaran (YGBP), H. Dudung Sudiana, pada Sabtu (7/2/2026).
Pembangunan rumah tersebut merupakan bentuk respons cepat YGBP atas kondisi tempat tinggal Ma Omoh yang sebelumnya dinilai tidak memenuhi standar keselamatan.
Acara penyerahan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah unsur pimpinan wilayah, di antaranya Camat Pakenjeng Deni Sugianti, Kapolsek Pakenjeng Iptu Muslih Hidayat, Kepala Desa Tanjungjaya, Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi Partai Demokrat Nuri Nurdwi Hikmayanti, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran berbagai elemen ini menandakan sinergi nyata dalam aksi kemanusiaan.
Dalam keterangannya, H. Dudung Sudiana mengatakan bahwa kepedulian sosial harus direspons dengan tindakan konkret, bukan sekadar wacana. Ia mengaku tergerak setelah melihat kondisi rumah Ma Omoh yang ramai diperbincangkan di media sosial.
“Kondisi tersebut menjadi alarm bagi kita semua bahwa masih banyak warga yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan perhatian bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan rumah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan ketenangan bagi Ma Omoh dalam menjalani hari tuanya.
“Yang kami bangun bukan hanya dinding dan atap, tetapi juga harapan. Semoga rumah ini menjadi tempat yang membawa ketenteraman dan keberkahan bagi Ma Omoh,” tuturnya.
Tak hanya menyerahkan rumah, H. Dudung Sudiana juga menyalurkan santunan berupa uang tunai kepada puluhan anak yatim dan kaum dhuafa di sekitar lokasi. Aksi sosial tersebut disambut antusias oleh warga dan menambah suasana hangat dalam kegiatan tersebut.
Editor : ii Solihin