GARUT, iNewsGarut.id – Memasuki H+4 Lebaran 2025, volume kendaraan pada arus balik pemudik menuju Garut melalui jalan Raya Singajaya-Banjarwangi mulai meningkat.
Dari pantauan iNewsGarut.id, kendaraan roda dua dan mobil pribadi mendominasi lalu lintas di Jalan Raya Singajaya hingga Jalan Raya Banjarwangi, sejak Kamis (3/4/2025) Sore.
Nanda (23), pemudik asal Singajaya yang kembali ke tempat perantauannya di Bandung, mengeluhkan kondisi jalan yang rusak yang tak kunjung diperbaiki.
"Jalan banyak berlubang, bahaya juga buat motor. Telebih aaya bawa balita harus hati-hati, tak jarang mau terjatuh karena menghantam lobang," kata Nanda Kepada iNewsGarut.id, Jumat (4/4/2025).
Kondisi infrastruktur jalan yang rusak di jalur Banjarwangi - Singajaya menjadi perhatian pemudik. Diharapkan pemerintah segera melakukan perbaikan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
"Seharusnya jalan ini diperbaiki sebelum lebaran, repot juga dari Ciawitali Banjarwangi hingga Ciudian Singajaya jalan banyak lobang dan licin," ujar Nanda.
Sementara Hendra warga Singajaya, menyebut jalan berlobang di jalur Singajaya luput dari perhatian pemerintah. Ia pun mengungkapkan kerusakan teparah sejak awal tahun dari alhir tahun 2024.
"Jelas membahayakan kemarin di jalan Cijeruk pemotor jatuh akibat menghantam lobang yang dipenuhi kubangan air. Jangan sampai ada korban jiwa dulu ya, ini segera diperbaiki jalan rusak udah lama," tandasnya.
Editor : ii Solihin
Artikel Terkait