GARUT, iNewsGarut.id – Pemerintah Desa Lembang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, menutup akhir tahun 2025 dengan menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di GOR Desa Lembang tersebut dirangkaikan dengan penyerahan buku tabungan anggota Koperasi Merah Putih serta penyaluran insentif RT dan RW Tahun Anggaran 2025. Rabu (31/12/2025).
Dalam Musdes tersebut dipaparkan adanya perubahan signifikan terhadap besaran dana desa yang akan diterima pada tahun 2026. Berdasarkan regulasi dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Desa, Desa Lembang hanya akan menerima Dana Desa sebesar Rp373.456.000, jauh lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya.
Camat Leles, RM Aliyudin, dalam sambutannya menegaskan bahwa penetapan APBDes merupakan kewajiban pemerintah desa dan BPD yang harus dilaksanakan paling lambat akhir Desember.
“Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri, pada akhir tahun pemerintah desa bersama BPD wajib menetapkan APBDes tahun berikutnya. Masyarakat juga perlu memahami apa saja yang diterima desa dan apa yang bisa dilaksanakan, karena setiap desa berbeda sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Aliyudin juga menjelaskan bahwa kebijakan pemerintah pusat saat ini menitikberatkan pada penguatan ekonomi desa melalui pembentukan Koperasi Merah Putih. Konsekuensinya, terdapat alokasi khusus untuk pendirian dan operasional koperasi tersebut.
“Setiap desa diwajibkan membentuk Koperasi Merah Putih. Ini berdampak pada alokasi anggaran, mulai dari penyediaan bangunan yang representatif hingga operasional koperasi. Bahkan sebagian dana tidak lagi dikelola langsung oleh desa, tetapi disimpan di Kementerian Keuangan,” jelasnya.
Ia menambahkan, dengan adanya pemangkasan dana desa, ke depan akan terjadi pergeseran prioritas pembangunan, khususnya untuk infrastruktur yang tidak seluruhnya dapat dibiayai dari dana desa.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Lembang, Roni Subhan, mengungkapkan bahwa hasil koordinasi melalui Zoom Meeting bersama DPMD Kabupaten Garut menunjukkan adanya pemangkasan anggaran hingga sekitar 61 persen.
Editor : ii Solihin
Artikel Terkait
