“Kalau ada kaki palsu, saya bisa lebih leluasa bekerja. Sekarang mau jalan jauh saja susah, cepat capek dan sering jatuh,” tuturnya dengan nada lirih.
Dengan segala keterbatasan yang ada, Iwan berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah, dinas terkait, lembaga sosial, serta para dermawan untuk membantu pengadaan kaki palsu. Baginya, bantuan tersebut bukan sekadar alat bantu, melainkan harapan untuk kembali produktif dan menjalani kehidupan yang lebih layak.
Editor : ii Solihin
Artikel Terkait
