“Warga binaan dibagi dalam beberapa tingkatan, dari dasar hingga lanjutan. Harapannya, selain mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, mereka juga memiliki bekal spiritual saat kembali ke masyarakat,” ujarnya. Sabtu (28/2/2026).
Program pesantren Ramadan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang menitikberatkan pada perubahan sikap dan mental. Di tengah keterbatasan ruang gerak, para warga binaan justru menemukan ruang refleksi diri dan harapan baru untuk menata masa depan yang lebih baik.
Momentum Ramadan pun menjadi pengingat bahwa kesempatan memperbaiki diri selalu terbuka, bahkan dari balik jeruji sekalipun.
Editor : ii Solihin
Artikel Terkait
