Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menteri Lingkungan Hidup Bertemu Komunitas Adat di Garut, Dorong Gerakan Bersama Lindungi Alam
Advertisement . Scroll to see content

7 Anak di Desa Sukahurip Garut Meninggal Dunia Akibat Wabah Difteri

Selasa, 21 Februari 2023 | 05:15 WIB
  • author Hendrik Prima
7 Anak di Desa Sukahurip Garut Meninggal Dunia Akibat Wabah Difteri
Rumah Salah Seorang Anak di Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan, Garut, Yang Meninggal Dunia Akibat Penyakit Difteri. Foto iNewsGarut.id/Hendrik Prima

Sementara itu, Saep, salah satu orang tua yang anaknya meninggal, menuturkan berawal anaknya itu sempat menderita demam, dan sakit tenggorokan.

"Anak Saya pertama demam dan sakit tenggorokan, waktu itu ga tega Saya melihat kondisi anak Saya, dan waktu itu kata dokter diagnosa penyakit jantung saja,"tuturnya.

Saep menyebut anaknya itu meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya itu sudah 2 minggu yang lalu, diungkapkannya, selain anak nya itu banyak yang terjangkit penyakit yang sama seperti anaknya.

"Banyak yang terjangkit penyakit yang sama dengan anak Saya, ada tujuh orang lah, waktu itu anak Saya sempat dirawat dua hari, dan meninggal dunia di rumah sakit,"jelasnya.

Sementara itu, Wabah Difteri yang mengakibatkan tujuh orang anak meninggal dunia di Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, saat ini pemerintah kabupaten Garut melalui Dinas kesehatan telah menetapkan KLB, Informasi terkait gejala difteri pun telah disebar luaskan melalui media sosial, pesan yang disebarkan berisi tentang meningkatkan kewaspadaan bila menemukan gejala seperti difteri agar segera membawa penderita ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan penanganan intensif.

Editor: ii Solihin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut