Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi Berkolaborasi untuk Mitigasi Bencana

Ii Solihin
.
Rabu, 12 Januari 2022 | 20:47 WIB
Bupati garut Rudy Gunawan dan Dr. Ir. Abdusy Syakur Amin, M.Eng dalam acara Seminar Nasional Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Garut di Aula Universitas Garut,

GARUT, iNews.id- Universitas Garut bagian dalam membentuk lembaga kajian mengenai kebencanaan, dalam melangkah konkrit harus membuat lembaga, kajian-kajian yang komprehensif dari berbagai macam perspektif bagaimana garut ini,menghadapi masalah, kata Rektor Universitas Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M. Eng Kepada wartawan di Kampus Uniga, Rabu (12/1).

"Garut saat ini masuk sebagai daerah kedua di jabar dan kelima di Nasional yang memiliki potensi kebencanaan. Tetapi kata Syakur, kita harus menyiapkan diri sedini mungkin sehingga dampaknya tidak terlalu parah atau besar,"katanya. Menurutnya mitigasi dan penyelesaian masalah bencana tidak hanya bisa dilakukan secara parsial, karena harus melibatkan banyak pihak, salah satunya perguruan tinggi.

Kabupaten Garut memiliki ancamammn terbesar bencana hidrometeorologi seperti beberapa bencana yang terjadi di akhir tahun 2021 yaitu bencana banjir bandang yang terjadi di Karangtengah dan Sukawening. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan saat menjadi keynote speech dalam acara Seminar Nasional Bencana Hidrometeorologi di Aula Universitas Garut, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu, 12 Januari 2021.

“Hidrometeorologi di Garut kan menjadi ancaman terbesar karena hujan, kelembaban, angin puting beliung, pergeseran tanah ya, dan sebagainya lah nah terutama yang menyangkut hujan awalnya itu,” kata Rudy.

Rudy menambahkan, pemerintah dengan perguruan tinggi diharapkan bisa berkolaborasi untuk dapat menentukan mitigasi bencana yang ideal di Kabupaten Garut, sesuai dengan kajian dan ilmu pengetahuan.

“Nah kita berharap dengan adanya ini ada mitigasi yang pas, tidak saling menyalahkan, karena kalau saling menyalahkan ada ini semua semua terlibat hujan juga terlibat tapi kalau hujan siapa yang mau hujan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Rudy juga mengapresiasi Universitas Garut yang telah membentuk Forum Perguruan Tinggi untuk Pengurangan Risiko Bencana. Hal ini tentu dapat membantu pemerintah daerah dalam pengurangan risiko bencana di Kabupaten Garut.

“Nah ini yang saya apresiasi yah jadi nanti kalo terjadi kebencanaan itu diskusi aja diskusi kecil diskusi besar, dan diskusi kecil ini kira-kira mau bagaimana ada rekomendasi. Kalau yang rekomendasi nya orang pinter secara teknokratik ilmu pengetahuan,” tandasnya.

Editor : ii Solihin
Bagikan Artikel Ini