Napi Teroris di Lapas Garut Berikrar Kembali ke NKRI

Ii Solihin
.
Kamis, 13 Januari 2022 | 22:20 WIB
Napi terorisme di Lapas Garut berikrar

GARUT, iNews.id - Ikrar Napi teroris yang bernama Mulyanto bin Rahman ini dilaksanakan di Lapas Kelas II B Garut, Kamis (13/1/2022). Seorang narapidana (Napi) tindak pidana terorisme yang menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Garut menyatakan diri kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Kepala Lapas Kelas IIB Garut Iwan Gunawan mengatakan, kembalinya salah satu Napi teroris untuk setiap kepada NKRI ini merupakan hasil dari program deradikalisasi yang diadakan di dalam Lapas Garut.

 

"Napi ini sudah mengucapkan janji untuk kembali setia kepada NKRI. Ikrar yang diucapkan ini juga tidak ada paksaan dari siapapun, ini murni keinginan sendiri," ujar Iwan kepada wartawan, Kamis.

 

Iwan menerangkan, dalam ikrar kembali ke NKRI yang diucapkan napi Teroris ini, yakni akan berpegang teguh kepada Pancasila dan Undang-undang 1945, menjaga kesatuan dan kesatuan, setia terhadap NKRI dan meningkatkan kesadaran bela negara.

 

"Napi ini juga akan mendukung program pemerintah dalam membangun bangsa dan negara," ujarnya.

 

Menurut Iwan, dengan adanya ikrar napi teroris untuk kembali setia kepada NKRI ini, diharapkan ketika bebas nanti bisa kembali ke tengah-tengah masyarakat.

 

"Saya berharap, Napi teroris ini ketika bebas bisa kembali ke lingkungan masyarakat," terangnya.

 

Iwan mengatakan, keinginan napi teroris ini kembali ke NKRI diutarakan sendiri dan tidak ada paksaan dari manapun, termasuk pihak Lapas. Ini murni keinginan sendiri.

 

"Kemauan untuk ikrar ini sudah lama, tetapi baru kali ini kita lakukan kegiatannya setelah mendapatkan izin dari Kemenkum HAM," katanya.

 

Keinginan mantan anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Provinsi Jambi ini untuk kembali ke NKRI setelah yang bersangkutan berdiskusi dengan teman-temannya sesama mantan napi teroris termasuk petugas Lapas.

 

"Setelah berdiskusi lama dengan petugas dan sesama napi, akhirnya ingin Ikrar," paparnya.

Editor : ii Solihin
Bagikan Artikel Ini