Yatim Piatu, Bocah SD di Garut Tinggal di Rumah Nyaris Roboh
GARUT, iNewsGarut.id – Anggota DPRD Garut, Yudha Puja Turnawan, menengok langsung kondisi Ananda Hani Nur Mulyani (9), siswi kelas 3 SDN 3 Selaawi, Kecamatan Selaawi, Jumat (20/2/2026). Hani merupakan anak yatim piatu yang sejak bayi telah kehilangan ayahnya dan beberapa bulan lalu ditinggal wafat sang ibu.
Saat ini, Hani tinggal di Kampung Citeureup RT 03 RW 09, Desa Selaawi, Kecamatan Selawi. Kondisi rumah yang ditinggalinya dinilai sangat tidak layak huni dan membahayakan keselamatannya.
Kunjungan tersebut turut didampingi unsur Pemerintah Kecamatan Selaawi, Pemerintah Desa Selaawi, pendamping sosial, serta pengurus PAC PDI Perjuangan Kecamatan Selaawi.
Yudha Puja Turnawan mengatakan, kehadirannya ingin memastikan kondisi Hani sekaligus mendorong adanya asesmen dari Kementerian Sosial (Kemensos) karena statusnya sebagai anak yatim piatu.
“Saya selaku anggota dewan hari ini menengok langsung kondisi Ananda Hani. Saya juga ingin mengabarkan kepada Kemensos agar segera dilakukan asesmen karena Hani yatim piatu. Harapan saya, ia bisa mendapatkan bantuan rumah sejahtera terpadu,” ujar Yudha.
Sejak ibunya meninggal dunia, Hani tidak lagi tinggal di rumah lamanya karena kondisi bangunan yang cukup membahayakan. Ia kini menumpang tinggal di rumah sepupunya yang letaknya masih berdekatan.
Sementara itu, kakaknya diketahui sedang merantau sehingga belum bisa sepenuhnya mendampingi Hani secara langsung.
Menurut Yudha, kondisi ini membutuhkan perhatian dan kolaborasi berbagai pihak agar Hani bisa memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.
Selain mengusulkan bantuan dari Kemensos, Yudha juga mendorong Pemerintah Kabupaten Garut untuk mengoptimalkan kolaborasi pendanaan dari program Corporate Social Responsibility (CSR).
“Harapan saya Pemkab Garut bisa mengoptimalkan kolaborasi pendanaan dari CSR berbagai BUMD maupun BUMN yang ada di Kabupaten Garut, termasuk dari lembaga pengumpul dana umat,” katanya.
Editor : ii Solihin