Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : SMP IT Al Mashduqi Garut Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2025
Advertisement . Scroll to see content

Tercatat Ada 49 Kasus DBD, Dua Desa di Limbangan Garut Paling Banyak

Selasa, 27 Februari 2024 | 20:29 WIB
  • author Hendrik Prima
Tercatat Ada 49 Kasus DBD, Dua Desa di Limbangan Garut Paling Banyak
Halaman depan Puskesmas Limbangan Garut. Foto iNewsGarut.id/Hendrik Prima.

GARUT, iNewsGarut.id – Puskesmas Limbangan Garut mencatat di bulan Februari tahun 2024 ini kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) ada sekitar 49 kasus. Dimana dua Desa yakni Neglasari dan Simpen Kidul menjadi penyumbang terbanyak penyakit yang disebabkan oleh virus nyamuk Aedes Aegypti.

"Bulan Februari ini pasien DBD yang dirawat ada sekitar 33 orang dari Kecamatan Limbangan, ada juga dari luar sekitar 16 orang, lonjakannya di bulan Januari, kalau desa yang paling banyak itu ada dua yakni desa Neglasari dan Simpen Kidul,"kata Kepala Puskesmas Limbangan Firman Herlambang saat ditemui di ruangannya, Selasa 27 Februari 2024.

Firman menyatakan pasien DBD yang masih menjalani perawatan saat ini berjumlah 4 orang, "Yang masih dirawat sekitar 4 orang, kalau yang meninggal itu Alhamdulillah tidak ada,"ujarnya.

Firman menjelaskan bahwa penyakit DBD ini merupakan virus yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Dimana, imbuhnya, biasanya vektor itu mudah berkembang di genangan -genangan air yang bersih, bukan di genangan air yang kotor.

"Ya vektor nyamuk Aedes Aegypti itu biasanya berkembang di genangan air yang bersih, seperti penampungan air yang dibiarkan lama, baju-baju yang tergantung tidak terkena cahaya matahari, bak dispenser , tempat minum burung. Pokoknya nyamuk Aedes Aegypti itu suka di tempat yang hangat-hangat,"jelasnya.

Editor: ii Solihin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut