Penyandang Disabilitas Asal Limbangan Garut Butuh Kaki Palsu, Harap Uluran Tangan Dermawan
GARUT, iNewsGarut.id – Nasib memprihatinkan dialami Iwan Ridwan (40), seorang penyandang disabilitas asal Kampung Ranca, Desa Galihpakuwon, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Hidup dalam keterbatasan, Iwan kini sangat membutuhkan kaki palsu untuk menunjang aktivitas sekaligus mempertahankan mata pencahariannya.
Iwan yang berstatus duda itu tinggal bersama keponakannya. Kedua orang tuanya telah meninggal dunia, sementara dua anaknya kini tinggal bersama mantan istrinya. Dalam kondisi serba terbatas, ia berusaha tetap bertahan hidup dengan bekerja sebagai pengrajin kue keliling ke pasar-pasar.
Kondisi disabilitas yang dialami Iwan bermula sekitar tujuh tahun lalu. Saat itu, ia mengalami luka akibat menginjak gunting. Luka yang awalnya terlihat sepele tersebut justru berkembang menjadi infeksi serius hingga merusak saraf kaki.
Setelah menjalani perawatan intensif, dokter akhirnya mengambil keputusan berat dengan melakukan amputasi pada salah satu kakinya demi menyelamatkan nyawanya.
“Waktu itu cuma luka kecil karena kena gunting, tapi lama-lama bengkak dan infeksinya makin parah. Sampai akhirnya dokter bilang kaki saya harus diamputasi. Sejak saat itu hidup saya berubah total,” ujar Iwan saat diminta keterangan, Rabu (7/1/2026).
Sejak kehilangan kakinya, Iwan hanya mengandalkan alat bantu seadanya untuk beraktivitas. Hingga kini, ia belum pernah memiliki kaki palsu karena keterbatasan biaya. Kondisi tersebut membuat mobilitasnya sangat terbatas dan berdampak besar terhadap pekerjaannya.
Editor : ii Solihin