get app
inews
Aa Text
Read Next : Hari Buruh 2026 IJTI Desak Stop PHK Jurnalis, Peringatkan Ancaman Serius bagi Demokrasi

Akses Warga Terputus, Pemkab Garut Siapkan Jembatan Permanen di Banjarwangi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:52 WIB
header img
Jembatan yang putus akibat banjir bandang. (Foto: iNewsGarut.id/ Hendra YG).

Garut, iNewsGarut.id – Pemerintah Kabupaten Garut memastikan pembangunan jembatan gantung permanen penghubung Desa Kadongdong dan Desa Padahurip, Kecamatan Banjarwangi, segera direalisasikan. Kepastian tersebut disampaikan langsung Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin saat meninjau lokasi jembatan yang putus akibat banjir bandang, Jumat (8/5/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengecek kesiapan lahan sekaligus percepatan pembangunan infrastruktur pengganti yang akan didukung pendanaan dari pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR.

Dalam peninjauan itu, Bupati Garut didampingi Kepala Dinas PUPR Garut Agus Ismail, Kepala Dinas Sosial, serta unsur pemerintah kecamatan dan desa setempat.

Bupati Garut menegaskan, pembangunan jembatan baru menjadi prioritas karena akses tersebut sangat penting bagi aktivitas masyarakat, terutama untuk pendidikan, kesehatan, dan perekonomian warga.

“Kami berharap proses pembangunan bisa berjalan secepat mungkin. Bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR sudah disiapkan, tinggal bagaimana seluruh pihak mendukung agar pelaksanaannya lancar dan sesuai harapan masyarakat,” ujar Syakur.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Garut, Agus Ismail, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat dalam meningkatkan konektivitas wilayah terpencil.

Menurut hasil kajian teknis, jembatan gantung yang akan dibangun memiliki panjang utama sekitar 80 meter, ditambah bentang sayap di kedua sisi sepanjang 13 meter sehingga total panjangnya mencapai lebih dari 100 meter.

Agus menyebutkan, salah satu kendala sebelumnya adalah akses jalur pendekat atau oprit menuju lokasi jembatan. Namun persoalan tersebut kini mulai teratasi berkat kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.

“Alhamdulillah, atas dorongan Pak Bupati, kami bersama pemerintah desa bergerak membuka akses jalur pendekat baik dari arah Desa Kadongdong maupun Desa Padahurip,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Desa Kadongdong, Maoluddin Lapit, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di wilayahnya. Dia menuturkan, keberadaan jembatan itu menjadi jalur utama warga Padahurip menuju pusat kota dan menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Sejak jembatan lama hanyut diterjang banjir pada 2022 lalu, warga terpaksa menggunakan jembatan darurat hasil swadaya untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Jembatan ini sangat vital bagi masyarakat, terutama untuk anak sekolah, petani, dan warga yang membawa hasil pertanian ke kota. Mudah-mudahan pembangunan berjalan lancar dan segera bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” ucapnya.

Editor : ii Solihin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut