Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penyegaran Kepemimpinan Warnai Denkesyah Cirebon, RS Ciremai Resmikan Layanan Kesehatan Baru
Advertisement . Scroll to see content

Bangun Rumah Lansia Tak Layak Huni di Banyuresmi, Wujud Kepedulian untuk Warga Kurang Mampu

Rabu, 08 Juli 2026 | 21:03 WIB
  • author Hendra YG
Bangun Rumah Lansia Tak Layak Huni di Banyuresmi, Wujud Kepedulian untuk Warga Kurang Mampu
Yayasan Garut Butuh Penyegaran (YGBP) memulai pembangunan rumah milik Imas (55), warga Kampung Canggerek Kaler, Desa Pamekarsari, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Foto. iNewsGarut.id/ Hendra YG.

GARUT, iNewsGarut.id – Harapan Imas (55), warga Kampung Canggerek Kaler, Desa Pamekarsari, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, untuk tinggal di rumah yang layak akhirnya mulai menjadi kenyataan. Yayasan Garut Butuh Penyegaran (YGBP) memulai pembangunan rumah miliknya yang sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan.

Prosesi pembangunan diawali dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Pendiri YGBP, H. Dudung Sudiana, disaksikan unsur Forkopimcam Banyuresmi, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat setempat, Rabu (8/7/2026).

Bagi Imas, bantuan tersebut menjadi jawaban atas doa yang selama ini dipanjatkannya. Ia mengaku tak menyangka akan memperoleh bantuan pembangunan rumah dari lembaga sosial tersebut.

"Saya sangat bersyukur. Rasanya seperti mimpi. Selama ini hanya bisa berdoa agar memiliki rumah yang layak, dan sekarang akhirnya terwujud. Terima kasih kepada YGBP yang sudah peduli," ungkapnya.

Pendiri YGBP, H. Dudung Sudiana, mengatakan pembangunan rumah Imas merupakan bagian dari program sosial renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang terus dijalankan yayasan.

Menurutnya, hingga saat ini YGBP telah membantu membangun sekitar tujuh rumah warga di sejumlah wilayah Kabupaten Garut. Program tersebut menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan agar dapat menempati hunian yang lebih aman dan nyaman.

"Rumah Ibu Imas menjadi salah satu yang sedang kami bangun. Total sudah sekitar tujuh unit rumah yang kami bantu di beberapa kecamatan," ujarnya.

Selain program Rutilahu, YGBP juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada para lansia dan anak yatim piatu. Kegiatan itu menjadi bagian dari komitmen yayasan dalam membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu.

Menurut Dudung, gerakan sosial seperti ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut peduli terhadap kondisi warga yang membutuhkan bantuan.

"Kami hanya ingin berbagi dan membantu sesama. Semoga semakin banyak pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, yang bersama-sama memberikan perhatian kepada warga kurang mampu di Kabupaten Garut," pungkasnya.

Editor: ii Solihin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut