Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kenaikan Pangkat Jadi Momentum Penguatan Tanggung Jawab, Korps Perwira Kodam III Siliwangi
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran TPA Pasir Bajing Garut, Anggaran Pengelolaan Bakal Ditambah

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:55 WIB
  • author Hendra YG
Kebakaran TPA Pasir Bajing Garut, Anggaran Pengelolaan Bakal Ditambah
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing, Kabupaten Garut. Foto(Ist)

GARUT, iNewsGarut.id – Penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing, Kabupaten Garut, hampir sepenuhnya selesai. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyebut penanganan telah mencapai 99 persen dan kendaraan pengangkut sampah sudah kembali beroperasi normal.

Hal itu disampaikan Syakur usai memberikan keterangan pers, Rabu (14/10/2026). Ia mengakui, insiden tersebut memicu kekecewaan masyarakat terhadap pengelolaan TPA. Pemerintah daerah, kata dia, akan mengevaluasi persoalan tersebut dan mencari solusi sesuai ketentuan.

Syakur menjelaskan, TPA Pasir Bajing menerima sekitar 300 ton sampah setiap hari. Sementara dari total anggaran Rp17 miliar yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup (DLH), hanya Rp5 miliar dialokasikan untuk pengelolaan TPA, sedangkan Rp12 miliar digunakan untuk mobilisasi.

Untuk pembenahan jangka panjang, Pemkab Garut berencana menambah anggaran melalui anggaran perubahan dan meningkatkan alokasi pada 2027. Perluasan zona penyangga atau buffer zone juga menjadi salah satu upaya yang direncanakan.

Terkait penyebab kebakaran, Syakur menyebut dugaan kelalaian, seperti pembuangan puntung rokok sembarangan, serta keberadaan gas metana dari tumpukan sampah yang mudah terbakar jika terkena sumber api.

Ia meminta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) memperketat pengawasan dan melibatkan warga sekitar untuk mencegah kebakaran terulang. Evaluasi menyeluruh terhadap UPTD dan dinas terkait juga akan dilakukan.

“Ini menjadi pembelajaran untuk kita semua. Semuanya akan kita evaluasi karena pembenahan membutuhkan waktu dan tidak bisa diselesaikan secara singkat,” pungkas Syakur.

Editor: ii Solihin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut