Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kenaikan Pangkat Jadi Momentum Penguatan Tanggung Jawab, Korps Perwira Kodam III Siliwangi
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Selidiki Dugaan Penculikan Balita 2 Tahun di Garut, Mobil Silver Jadi Petunjuk Awal

Minggu, 08 November 2026 | 15:29 WIB
  • author Yoga Sundawa
Polisi Selidiki Dugaan Penculikan Balita 2 Tahun di Garut, Mobil Silver Jadi Petunjuk Awal
Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra saat memberikan keterangan mengenai penculikan balita di Polres Garut. Foto.(Ist)

GARUT, iNewsGarut.id – Kepolisian Resor (Polres) Garut tengah mendalami dugaan kasus penculikan seorang anak perempuan berinisial SIA yang masih berusia 2 tahun. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di kawasan Perumahan Bumi Malayu Asri, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi awal, dugaan penculikan itu terjadi pada Kamis (5/11/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, tepatnya di Perum Bumi Malayu Asri Blok K.22, RT 003 RW 009, Desa Simajaya, Kecamatan Tarogong Kaler.

Dalam informasi yang diterima kepolisian, korban diduga dibawa oleh seseorang menggunakan kendaraan roda empat berwarna silver. Informasi mengenai kendaraan tersebut kini menjadi salah satu petunjuk awal yang didalami petugas.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polres Garut langsung melakukan serangkaian penyelidikan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk menggali kronologi kejadian sekaligus mengumpulkan bukti dan petunjuk yang dapat membantu mengungkap keberadaan korban.

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, menegaskan bahwa pihaknya menangani dugaan kasus tersebut secara serius dan profesional.

Petugas terus mendalami setiap informasi yang masuk, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

"Kami menangani perkara ini secara serius dan profesional. Setiap informasi yang diperoleh terus didalami guna mengungkap peristiwa tersebut," demikian penegasan Kapolres Garut, Sabtu (7/11/2026).

Di tengah proses penyelidikan, Polres Garut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, terutama kabar yang beredar melalui media sosial.

Masyarakat yang mengetahui informasi atau melihat hal-hal mencurigakan berkaitan dengan peristiwa tersebut diminta segera melapor kepada pihak kepolisian agar dapat membantu proses pengungkapan kasus.

Polres Garut memastikan akan menindaklanjuti setiap informasi dan laporan masyarakat sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan serta menjamin keamanan, khususnya bagi anak-anak.

Editor: ii Solihin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut