Riwayat Stasiun Cikajang, Stasiun Tertinggi di Asia Tenggara yang Ditutup Tahun 1982

Dindin
Kondisi Stasiun Cikajang terkini dengan kondisi sebagian atap rusak dan hilang. Warna catnya yang pudar dan kusam telah penuh dengan coretan gambar. (Foto.iNewsGarut.id/Dindin)

"Meskipun pada 1887 dimulai pengerjaan jalur antara Cicalengka dan Cilacap, namun pembangunan jalur KA Cicalengka, Cibatu, dan Garut didahulukan, kata Prof Kunto Sofianto belum lama ini.

Kunto menyebut setelah pembangunan KA jalur Cicalengka ke Garut selesai, maka pada 1889 jalur itu mulai beroperasi. Kemudian pembangunan jalur KA dilanjutkan untuk lintas Garut ke Cikajang, dengan konstruksi untuk jalur itu dimulai pada 1914 setelah dilakukan survey lapangan.

"Daerah yang dilewati jalur KA Garut ke Cikajang dinilai sangat menguntungkan karena akan menghidupkan ekonomi di daerah sekitarnya, mengangkut hasil perkebunan, dan juga menghidupkan sektor pariwisata, ujarnya.

Menurut Kunto, kendala yang dihadapi oleh para pekerja ketika itu adalah adanya wabah penyakit akibat keadaan cuaca yang sedang musim hujan sehingga terjadi keterlambatan konstruksi. Dari survey lapangan tentang Amdal dan kelayakan studi tentang data ekonomi dan perdagangan untuk pengoperasian jalur KA Garut ke Cikajang dinilai sudah layak.

Selama proses pengukuran, tambahnya, ditentukan juga perkiraan biaya konstruksi dan persiapan biaya operasi yang terus berlangsung. Pengeluaran biaya pada jalur Garut-Cikajang sebesar 16715,31 gulden.

Biaya konstruksi pada 1917 sebesar 407,19 gulden dan siap untuk pemasangan rel pada awal 1918. Konstruksi jalur KA Garut ke Cikajang hingga 1919 sepanjang 32 Km dan biaya pembangunannya diperkirakan sebesar 4.000.000 gulden.

"Oleh karena biaya operasional konstruksi jalur KA Garut ke Cikajang dianggap terlalu besar dan belum bisa tertangani akibat keterbatasan dana, maka konstruksi jalur KA Garut ke Cikajang dihentikan untuk sementara waktu," ungkapnya.

Editor : ii Solihin

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network