Cium Bau Tak Sedap Sepanjang Hari, Pabrik Pengolahan Pakan Berbahan Dasar Bangkai Kembali Diprotes

Fani Ferdiansyah
Bersama masyarakat, massa pelajar dan mahasiswa Satma Pemuda Pancasila Kabupaten Garut menggelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung DPRD Kabupaten Garut, Rabu (16/11/2022).Foto(Fani Ferdiansyah)

GARUT, iNewsGarut.id – Sejumlah warga dari beberapa kecamatan di Kabupaten Garut mendatangi gedung DPRD Kabupaten Garut. Mereka menyampaikan keluhan terkait pencemaran polusi udara akibat beroperasinya industri pengolahan pakan di Kampung Bojonglarang, Kelurahan Lengkongjaya, Kecamatan Karangpawitan.

Seorang warga Kampung Babakan Carik, Kelurahan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Rani (40), mengeluhkan bau dari aktivitas pabrik pengolahan pakan yang menggunakan bangkai ayam sebagai bahan baku. Menurut Rani, bau yang ditimbulkan dari pabrik itu dimulai setiap pukul 05.30 WIB.

"Kalau pagi buka jendela, bukannya seger tapi bau. Mulai jam 05.30 WIB sudah bau," kata Rani di halaman Gedung DPRD Kabupaten Garut, Rabu (16/11/2022).

Yang lebih ia sesalkan, bau tersebut telah berlangsung menahun. Sebab, pabrik pengolahan pakan tersebut pernah didemo warga bahkan dinyatakan dilarang beroperasi oleh Pengadilan Negeri (PN) Garut.

"Sudah lama baunya berlangsung," ujarnya.

Seorang warga lainnya, Maman (56), mengungkapkan mereka sudah lelah dengan kondisi selalu menghirup bau tak sedap setiap hari. Bahkan dia menyampaikan bahwa hingga saat ini keluhan mereka terkait bau tak sedap tak pernah mendapat perhatian lebih lanjut.

"Kami ini sudah jengah harus lapor ke mana lagi, mulai pihak desa hingga polsek hanya berjanji-janji saja," ucap Maman.

Editor : ii Solihin

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network