Koko belum mengetahui total jumlah beras bantuan yang disalurkan untuk masyarakat Desa Samida.
"Jumlah totalnya kurang tau, yang jelas kemarin itu kurang kiloannya sehingga dilakukan pereturan,"ucapnya.
Dari informasi yang didapat tidak hanya Desa Samida yang mengembalikan bantuan beras tersebut, beberapa Desa lainnya juga mengalami hal yang sama.
Saat ditemui di kantornya Ipan selaku Kepala Gudang Bulog Garut membenarkan bahwa adanya pengembalian ataupun pereturan bantuan beras CBP untuk Kecamatan Selaawi, sesuai dengan laporan dari Kantor Pos Indonesia cabang Garut.
"Ya benar ada retur dari Kecamatan Selaawi, sesuai dengan laporan dari Kantor Pos cabang Garut,"cetusnya.
Ipan menjelaskan mekanisme penyaluran bantuan beras CBP itu, bahwa kantor Pos sebagai mitra pemerintah dalam hal penyaluran bertanggung jawab adanya hal seperti ini. Pihaknya hanya mengganti bila ada keluhan baik itu kemasannya rusak, ataupun kurangnya timbangan, tetapi berdasarkan laporan dari PT Pos Indonesia.
Editor : ii Solihin
Artikel Terkait