GARUT, iNewsGarut.id – Suasana duka menyelimuti Kampung Pasanggrahan, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis sore (22/1/2026).
Jenazah Deden Maulana, salah satu korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dimakamkan di kampung halamannya dengan prosesi upacara kedinasan.
Mobil ambulans yang membawa jenazah Deden Maulana tiba di rumah duka sekitar pukul 15.00 WIB. Tangis keluarga, kerabat, dan warga pecah saat jenazah diturunkan dari ambulans.
Almarhum diketahui merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menjadi korban dalam kecelakaan pesawat tersebut beberapa hari lalu.
Kedatangan jenazah juga diiringi oleh rekan-rekan sejawat almarhum dari KKP yang secara khusus mengantarkan jenazah dari Jakarta hingga ke tempat peristirahatan terakhir di Garut sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Usai disalatkan, jenazah Deden Maulana kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Mekarwangi, yang lokasinya tidak jauh dari rumah keluarga. Prosesi pemakaman dilakukan secara upacara kedinasan, dipimpin oleh Komandan Upacara Kapten Lingga Budi Kusumah, dengan Inspektur Upacara Teuku Elvitransyah dari Direktorat Penanganan Pelanggaran.
Editor : ii Solihin
Artikel Terkait
