Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menteri Lingkungan Hidup Bertemu Komunitas Adat di Garut, Dorong Gerakan Bersama Lindungi Alam
Advertisement . Scroll to see content

Kenaikan Harga BBM Ditolak Mahasiswa Garut

Selasa, 30 Agustus 2022 | 14:25 WIB
  • author Fani Ferdiansyah
Kenaikan Harga BBM Ditolak Mahasiswa Garut
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Garut menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di depan kompleks Sekretariat Daerah (Setda), Jalan Pembangunan, Selasa (30/8/2022).

GARUT, iNews.id – Wacana kenaikan harga BBM yang akan diberlakukan pemerintah diprotes mahasiswa Kabupaten Garut, Jawa Barat. Penolakan disampaikan dalam unjuk rasa damai yang digelar puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Garut di dua lokasi berbeda. 

Puluhan mahasiswa yang membawa bendera dan spanduk bertuliskan menolak kenaikan harga BBM ini berdemo di depan kompleks Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut dan DPRD. Koordinator mahasiswa, Taufik Rofi Nugraha, mengatakan kenaikan harga BBM bersubsidi dapat menyebabkan multiplier effect. 

"Dampaknya seperti inflasi tinggi, turunnya daya beli masyarakat, hingga meningkatnya angka kemiskinan," kata Taufik pada MPI, Selasa (30/8/2022). 

Pemerintah pusat, kata dia, sejauh ini belum menyelesaikan persoalan yang selalu terjadi di setiap tahun, yakni penyaluran BBM bersubsidi yang tidak tepat sasaran.

Taufik menjelaskan bahwa subsidi lebih banyak dinikmati orang mampu ketimbang masyarakat miskin. 

"Dari hasil riset kami melalui media massa nasional tanggal 12 Juli 2022 lalu, terungkap bahwa sekira 60 persen konsumen yang menggunakan BBM subsidi adalah kelompok menengah ke atas, dengan pemanfaatan mencapai 80 persen dari total konsumsi BBM itu sendiri," ujarnya. 

Editor: ii Solihin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut