Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menteri Lingkungan Hidup Bertemu Komunitas Adat di Garut, Dorong Gerakan Bersama Lindungi Alam
Advertisement . Scroll to see content

Badan Geologi Catat Sedikitnya 9 Gempa Bumi Yang Merusak Kabupaten Garut

Kamis, 29 September 2022 | 05:53 WIB
  • author Hendrik Prima
Badan Geologi Catat Sedikitnya 9 Gempa Bumi Yang Merusak Kabupaten Garut
Badan Geologi Mencatat ada Sembilan kejadian Gempa Bumi Yang Merusak Kabupaten Garut. (Foto:Humas Diskominfo Garut)

Untuk itu, imbuhnya, sosialisasi ini merupakan upaya mitigasi khususnya mitigasi non struktural yang sangat penting dilaksanakan. Ia berharap, ilmu dan pemahaman yang telah diberikan dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah kepada masyarakat.

“Jadi nanti mungkin ke depanya kalau Badan Geologi yang membantu yang sifatnya TOT (Training Of Trainer) jadi untuk para penyuluh guna menyampaikan informasi ini kejadian gempa bumi dan tsunami ya,” ucapnya.

Asisten Daerah (Asda) 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Teti Sarifeni menyampaikan, sosialisasi ini sangat penting mengingat Kabupaten Garut ini merupakan daerah yang rawan bencana, mulai dari gempa bumi, tsunami, bahkan gunung merapi.

“Namun saya berharap sosialisasi ini tidak hanya selesai hari ini saja, saya sudah memerintahkan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk secara sustainable berkesinambungan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat Garut karena rawan bencana,” ucap Teti.

Ia berharap, nantinya pemerintah daerah di tahun 2023 bisa membangun shelter di Pantai Pameungpeuk, sebagai tempat berlindung masyarakat jika suatu saat terjadi bencana tsunami. Menurut Teti, Pantai Pameungpeuk merupakan Pantai yang landai berbeda dengan Pantai Rancabuaya yang memiliki gunung, sehingga rawan terjadi bencana tsunami.

Editor: ii Solihin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut