Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Rumah Restorative Justice di Garut Hadirkan Meja Damai Bagi Warga
Advertisement . Scroll to see content

H-2 Lebaran Kendaraan Mudik di Jalur Selatan Garut Capai 55 Ribu Lebih

Kamis, 20 April 2023 | 10:10 WIB
  • author Hendrik Prima
H-2 Lebaran Kendaraan Mudik di Jalur Selatan Garut Capai 55 Ribu Lebih
Wadirlantas Polda Jabar AKBP Edwin Afandi Saat Menjelaskan Arus Mudik di Jalur Selatan Garut. Foto iNewsGarut.id/Hendrik Prima

GARUT, iNewsGarut.id – Puncak arus mudik diperkirakan hari ini Kamis (20/4/2023). Di jalur mudik selatan sendiri kendaraan pemudik yang melintas sudah mencapai 55 ribu dari arah Bandung -Tasikmalaya, sedangkan dari arah sebaliknya yakni Tasikmalaya -Bandung sebanyak 14 ribuan kendaraan.

"Jadi di jalur selatan Garut ini ada sekitar 55.902 kendaraan mudik yang bergerak arah Bandung menuju Tasikmalaya, kemudian dari arah sebaliknya ada 14.800 kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Bandung,"ungkap Wadirlantas Polda Jabar AKBP Edwin Afandi kepada iNewsGarut.id.

Menurut Edwin, ada sedikit fenomena menarik, bahwa pengguna jalan lebih memilih bergerak di waktu pukul 02.00 hingga pukul 06.00 pagi adalah waktu yang dipilih oleh masyarakat pengguna jalan bergerak dari arah Bandung menuju Tasikmalaya ataupun selanjutnya.

"Ya pemudik lebih memilih di waktu pukul 02.00-06.00 pagi bergerak dari arah Bandung menuju Tasikmalaya, jadi masyarakat lebih senang bergerak di pagi hari,"ujarnya.

Dikatakannya, di jalur selatan Garut ini ada beberapa titik hambat yakni di Pasar Limbangan, Pasar Leles, dan pertigaan Malangbong. "Ketiganya itu merupakan titik hambat yang menyebabkan perlambatan bagi para pemudik karena adanya aktivitas perekonomian masyarakat,"ujarnya.

Di titik Trouble Spot itu, jelas Edwin, jajaran petugas kepolisian sudah dipersiapkan di titik tersebut untuk tidak memperlambat arus kendaraan mudik ketika melintasi di titik Trouble Spot tersebut.

Editor: ii Solihin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut