Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! 17 Siswi SMK di Garut Menangis, Rambut Dipotong Guru BK Gara-Gara Dicat Warna
Advertisement . Scroll to see content

Viral! Polisi Aniaya Secara Brutal Keluarga Pengantar Jenazah di Lamongan, Ini Tanggapan Kapolres

Kamis, 13 Januari 2022 | 11:05 WIB
  • author Abdul Wakhid
Viral! Polisi Aniaya Secara Brutal Keluarga Pengantar Jenazah di Lamongan, Ini Tanggapan Kapolres
Video oknum polisi menganiaya sopir pengantar jenazah di Lamongan viral.(Foto :tangkapan layar medsos)

LAMONGAN, iNews.id - Video anggota polisi menganiaya keluarga pengantar mobil jenazah di Lamongan viral di media sosial. Pada video itu, anggota patroli polisi terlihat mengadang iring-iringan mobil jenazah dan meminta pengemudi keluar.  

Saat itulah anggota polisi tiba-tiba bertindak brutal. Dia menyeret sopir keluar dari mobil, lalu dipukuli. Tak hanya itu, salah satu anggota polisi juga sempat menembakkan pistol ke udara.  

Akibat kasus ini korban dan keluarganya trauma. Sebab, tidak ada sebab jelas, sehingga anggota Polres Lamongan tersebut bertindak brutal.  Informasi yang dihimpun korban yang mengalami penganiayaan yakni Andrianto, warga Bojonegoro. 

Peristiwa itu terjadi beberapa hari lalu saat dia mengantarkan jenazah sang anak dari rumah sakit di Surabaya ke tempat persemayaman. 

Cerita ini disampaikan oleh Satriya Galih Wismawan, suami dari Maria Ulfa Dwi Andreani, jenazah yang saat itu tengah berada di dalam mobil ambulans.  

"Saat itu kita mau pulang ke Bojonegoro. Membawa pulang jenazah dari Surabaya menuju Bojonegoro lewat Lamongan. Kami beriringan, ada mobil ambulans dan mobil pribadi yang berisi bapak mertua beliau bapak dari jenazah," katanya.  

Saat di kawasan pertigaan Babat, Lamongan, itu lah kejadian tak mengenakkan terjadi. Entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba rombongannya dihadang oleh sebuah mobil yang berisi sejumlah orang berpakaian preman. Mobil yang menghadang itu, membuat mobil rombongannya terhenti.

Editor: Sazili MustofaEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut