Pria Asal Garut Tidak Bisa Tidur Selama 4 Tahun Dapat Theraphy KPAID Tasikmalaya

Lebih lanjut kata Ato, KPAID Tasikmalaya sengaja menurunkan tim theraphy psikis untuk Solihin karena menurut pengakuannya menderita penyakit yang tidak biasa, tidak bisa tidur walaupun sekejap sejak April tahun 2020 sampai hari ini.
"Kami turunkan tim theraphy psikis karena Pak Solihin ini pengakuannya tidak bisa tidur walaupun sekejap sejak April tahun 2020 sampai hari ini. Dari hasil pernyataan tim ini berangkatnya dari faktor medis ditambah dengan faktor psikis dari beberapa peristiwa, pertama anaknya meninggal dunia karena dibunuh oleh rekannya, dan kedua dua bulan lalu istrinya meninggal dunia,"ujarnya.
Faktor tersebut, imbuhnya, yang memperparah kondisi dari Solihin, "Dan Saya pikir ini butuh ada tindakan medis selain tindakan theraphis,"tandasnya.
Ato Rinanto menyatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera bertemu dengan Pj Bupati Garut Barnas Adjidin untuk menyampaikan ataupun mencari solusi atas kondisi Solihin ini.
"Insya Alloh dalam waktu dekat ini Kita akan segera menemui PJ Bupati Garut untuk mencari solusi terkait dengan kondisi Pak Solihin ini,"pungkasnya.
Editor : ii Solihin