Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Perwira Seskoad Dalami Pembinaan Satuan di Garut Selatan, Yonif TP 890 Jadi Laboratorium Lapangan
Advertisement . Scroll to see content

Ledakan Amunisi di Garut Makan Korban, TNI AD Evaluasi Seluruh Prosedur Pemusnahan Bahan Peledak

Selasa, 27 Mei 2025 | 10:42 WIB
  • author Danandaya Arya Putra
Ledakan Amunisi di Garut Makan Korban, TNI AD Evaluasi Seluruh Prosedur Pemusnahan Bahan Peledak
Ledakan terjadi pemusnahan amunisi di Garut, Senin (12/5/2025) terjadi ketika prajurit sedang menyiapkan detonator di dalam lubang sehingga menewaskan 13 orang. (Foto: Ist)

Dua Fokus Utama Evaluasi

Wahyu Yudhayana menyebut ada dua fokus utama dalam evaluasi ini yakni

1. Penyebab ledakan itu sendiri.
2. Keterlibatan masyarakat sipil yang menyebabkan adanya korban dalam musibah tersebut.
3. Pelibatan Warga Jadi Sorotan

Terkait pelibatan warga, Wahyu menjelaskan bahwa masyarakat diikutsertakan dalam kegiatan bersifat administrasi dan logistik, seperti memasak, menyiapkan makanan, menggali lubang, dan membersihkan sisa ledakan.

"Masyarakat ikut membantu mengangkat material-material detonator yang expired dan rentan itu ke dalam lubang penghancuran dan menyerahkannya kepada prajurit TNI yang ada di dalamnya. Pembawaannya mungkin tidak sesuai dengan perlakuan yang seharusnya, saat diterima oleh prajurit TNI di dalam lubang penghancuran tersebut dengan kondisi material afkir yang tidak stabil serta rentan gesekan dan goncangan memicu ledakan itu terjadi,” imbuhnya.

Ke depan, TNI AD berkomitmen untuk tidak lagi melibatkan masyarakat, bahkan untuk kegiatan administrasi dan penyiapan logistik. Mereka juga akan meminimalkan pelibatan personel dengan memanfaatkan teknologi seperti mini excavator untuk menggali lubang dan robot penjinak bom guna meningkatkan keamanan dalam pemusnahan bahan peledak.

TNI AD menyatakan duka mendalam atas insiden ini dan berkomitmen untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Wahyu juga mengapresiasi seluruh masukan dari berbagai pihak sebagai bahan evaluasi.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut