get app
inews
Aa Text
Read Next : SMP IT Al Mashduqi Garut Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2025

Dorong Ekonomi Warga, Desa Sukamaju Garut Kembangkan 800 Ayam Petelur

Minggu, 30 November 2025 | 11:17 WIB
header img
Dorong Ekonomi Warga, Desa Sukamaju Garut Kembangkan 800 Ayam Petelur. Foto iNewsGarut.id/ Yoga Sundawa

GARUT, iNewsGarut.id – Pemerintah Desa Sukamaju, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut terus menggencarkan program ketahanan pangan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada tahun 2025. Program yang merupakan dukungan dari Pemerintah Pusat ini kini mulai dirasakan manfaatnya oleh warga setempat.

Kepala Desa Sukamaju, Ade Juanda, mengungkapkan bahwa BUMDes di wilayahnya saat ini menjalankan usaha budidaya ternak ayam petelur. Tercatat sebanyak 800 ekor ayam petelur dipelihara di Kampung Balagodeg sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian desa.

“Program BUMDes Ketahanan Pangan di Sukamaju berjalan baik dan manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Usaha ayam petelur ini diharapkan dapat menopang kebutuhan pangan, khususnya telur bagi warga,” ujar Ade Juanda, Minggu (30/11/2025).

Meski masih dalam tahap awal, produksi telur dari ayam-ayam tersebut belum sepenuhnya optimal. Namun, telur yang sudah dihasilkan mulai dipasarkan di lingkungan masyarakat desa.

“Karena masih belum normal, telurnya baru dijual ke warga setempat terlebih dahulu. Mudah-mudahan ke depannya bisa bekerja sama juga dengan SPPG yang ada di Desa Sukamaju,” jelasnya.

Ade menambahkan, saat ini belum ada SPPG (Susu, Pangan, dan Pangan Tambahan) yang berbasis di Desa Sukamaju. Pasokan makanan tambahan untuk anak sekolah masih mengandalkan SPPG dari Desa Mekaraya.

Ia optimistis, ketika ayam sudah masuk fase produksi maksimal yang diperkirakan dalam beberapa bulan mendatang, hasilnya bisa lebih besar dan bermanfaat untuk lebih banyak pihak.

“Insya Allah kalau sudah normal, sekitar 800 ayam ini bisa menghasilkan 50 kilogram telur per hari. Nantinya bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tapi juga bisa memperluas pemasaran,” pungkasnya.

Editor : ii Solihin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut