Santri di Garut Berani Lawan Begal Bersenjata Arit, Polisi Beri Penghargaan
GARUT, iNewsGarut.id – Aksi keberanian seorang santri dalam membantu menggagalkan aksi pembegalan di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, mendapat apresiasi dari kepolisian. Kapolsek Cibatu, AKP Amirudin Latif, memberikan penghargaan kepada warga yang sigap membantu mengamankan terduga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut.
Penghargaan berupa piagam atas jasa dalam menjaga keamanan lingkungan serta uang tali asih itu diserahkan pada Kamis (22/10/2026), di Lapangan Apel Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut.
Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk implementasi sinergi polisi bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mendorong kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar.
Peristiwa pembegalan tersebut terjadi pada Sabtu (17/10/2026) lalu, sekitar pukul 04.30 WIB, di pinggir jalan raya Kampung Cileles, Desa Cibunar, Kecamatan Cibatu.
Korban diketahui bernama Rian Ardiansyah (31), warga Desa Cibunar. Saat kejadian, korban tengah berada di depan rumah sambil menggunakan telepon genggam.
Dua orang terduga pelaku diduga menjalankan aksinya dengan modus berpura-pura menanyakan alamat. Salah seorang pelaku kemudian merampas telepon genggam merek Infinix milik korban.
Setelah merampas barang tersebut, keduanya berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor matik. Namun, korban berupaya mengejar mereka.
Situasi semakin menegangkan ketika salah seorang terduga pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis arit hingga terjadi perkelahian dengan korban. Teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan untuk memberikan bantuan.
Berkat respons cepat warga, terduga pelaku berhasil diamankan. Keterlibatan masyarakat juga membantu mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri terhadap orang yang diamankan.
Kapolsek Cibatu AKP Amirudin Latif mengatakan, pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepolisian terhadap keberanian dan kepedulian warga yang turut membantu menjaga keamanan lingkungan.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Kami berharap keberanian dan kepedulian seperti ini dapat menjadi contoh positif bagi warga lainnya untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas,” ujar Amirudin.
Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
Ia juga berharap sinergi antara polisi dan masyarakat semakin kuat, sehingga potensi tindak kriminalitas dapat diantisipasi sejak dini melalui kepedulian lingkungan dan kegiatan sistem keamanan lingkungan (siskamling).
“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Peran masyarakat sangat penting dalam memberikan informasi dan membantu menciptakan lingkungan yang aman. Namun, kami mengimbau warga agar tetap mengutamakan keselamatan, tidak bertindak sendiri secara berlebihan, dan menyerahkan penanganan pelaku kepada pihak kepolisian,” katanya.
Penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi masyarakat, termasuk kalangan generasi muda dan santri, agar terus menumbuhkan keberanian, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
Melalui kolaborasi polisi dan masyarakat, upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Cibatu diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Editor: ii Solihin