Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Jenazah Korban Kapal Virgo Transport 8 Tiba di Garut, Tangis Keluarga Pecah
Advertisement . Scroll to see content

Selamatkan Komoditas Cabai, Kementan RI Kunker Kegiatan Gerdal di Garut

Sabtu, 11 Juni 2022 | 20:35 WIB
  • author Dindin
Selamatkan Komoditas Cabai, Kementan RI Kunker Kegiatan Gerdal di Garut
Perwakilan Kementrian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI), Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura (PPHH), Bambang Sugiharto, bersama jajarannya melakukan kunjungan kerja (Kunker) pada kegiatan Gerakan Pengendalian komoditas cabai.

"Kalau dari sisi harga itu tadi di tingkat petani antara 55 ribu sampai 60 ribu sampai ada yang 65 ribu kemarin. Di Magelang, kemarin kami cek harganya sampai 77 ribu, tapi sekarang sudah mulai turun tapi di beberapa tempat mulai naik dikit gitu ya," sebutnya.

Terakhir, ia mengucapkan terima kasih kepada para petugas POPT yang sudah tulus dan ikhlas mendampingi petani menyelamatkan tanamannya, dan kepada para petani pihaknya berharap semoga terus menerus secara reguler mengamankan tanamannya melalui Gerdal ini.

"Gunakan Agen Pengendali Hayati (APH) yang ramah lingkungan. Jadi kita juga harus menjaga kesehatan masyarakat kita, konsumen-konsumen yang pembeli itu kan saudara-saudara kita,  jangan diberikan yang dari bahan kimia, itu ada residu-residunya nanti meracuni mereka," tandasnya.

Sementara itu, Sub Koordinator Pengendalian OPT, Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Yusep Dani Abdillah, yang turut hadir langsung dalam kegiatan Gerdal ini ia memberikan tanggapan terkait serangan hama di wilayah Garut akhir-akhir ini sangat meningkat.

Menurut laporan-laporan dari petugas POPT di lapangan, mereka melaporkan adanya terjadi peningkatan serangan hama dan penyakit. "Terutama disini untuk di komoditas cabai yang sekarang ini memang lagi melambung tinggi dikarenakan serangan hama yang tinggi pula," ujarnya.

Editor: ii Solihin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut