Bayu menyebut, pihaknya mengamankan sebanyak 25 Knalpot Brong yang terpasang di Siswa -siswi SMKN 8 Garut, "25 knalpot bising yang diamankan yang terpasang di kendaraan bermotor para siswa, kemudian kami bawa ke Mapolsek sebagai barang bukti hasil dari operasi ini,"tandasnya.
Sementara, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kesiswaan SMKN 8 Garut, Hadi Heryadi, menyampaikan, ini merupakan kolaborasi antara pihak sekolah dan Kepolisian, yang mana, menurutnya, pihaknya sudah jauh-jauh hari mengingatkan para siswa untuk menggunakan knalpot standar.
"Kami himbau setiap upacara, maupun di kesempatan -kesempatan lainnya, kepada siswa agar menggunakan knalpot standar, tidak menggunakan knalpot bising, Alhamdulillah kami berterima kasih kepada pihak kepolisian atas tindakannya ini,"ucapnya.
Bila masih ada yang menggunakan knalpot bising, imbuhnya, dengan adanya gambaran seperti ini dari pihak kepolisian, pihaknya tak segan-segan akan memulangkan siswa tersebut, tidak diperbolehkan masuk ke area sekolah menggunakan knalpot bising/brong.
"Insya Alloh setelah adanya gambaran dan tindakan dari pihak kepolisian, kami akan mempertegas, siswa tidak diperbolehkan masuk menggunakan knalpot bising, kami ingin area sekolah ini bersih dari knalpot bising,"pungkasnya.
Editor : ii Solihin
Artikel Terkait