“Pengalaman menikmati kebun anggur ini yang paling dicari pengunjung. Kami pastikan selalu ada buah yang bisa dinikmati,” tambahnya.
Selain wisata petik buah, pengunjung juga bisa belajar tentang teknik budidaya anggur, sistem pemangkasan, hingga cara membuat media tanam. Program edukasi ini juga melibatkan sekolah-sekolah melalui kegiatan outing class.
“Kami ingin memperkenalkan bahwa pertanian bisa menjadi profesi yang keren untuk generasi muda,” tegas Fajar.
Fajar berharap wisata petik anggur di Garut semakin dikenal dan menjadi destinasi favorit keluarga.
“Kalau ingin berkunjung, tinggal cari Garut Grape Garden di Google Maps, sudah tersedia,” pungkasnya.
Kisah sukses Fajar menjadi inspirasi bahwa sektor pertanian masih memiliki peluang besar, terutama ketika dipadukan dengan inovasi dan teknologi digital.
Editor : ii Solihin
Artikel Terkait
