Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pesugihan Jadi Alasan Menantu Cabul Coba Perkosa Mertua di Kamar Mandi
Advertisement . Scroll to see content

7 Tumbal Pesugihan Paling Sering Diminta: No 2 Minta Anak Pertama Dalam Kandungan Berusia 7 Bulan

Senin, 20 Desember 2021 | 12:48 WIB
  • author SINDOnews
7 Tumbal Pesugihan Paling Sering Diminta: No 2 Minta Anak Pertama Dalam Kandungan Berusia 7 Bulan
Ilustrasi sesajen pesugihan.(Foto:Ist)

JAKARTA, iNews.id - Bagi sebagian masyarakat melakukan pesugihan untuk mendapatkan kekayaan secara instan kerap dilakukan, meskipun berisiko untuk diri sendiri, keluarga, dan orang lain serta dilarang oleh agama. 

Disebut berisiko karena melakukan pesugihan tak lepas kaitannya dengan tumbal yang harus dikorbankan. 

Tumbal ini merupakan bagian bayaran yang setimpal atas hasil dari perjanjian mereka. Tumbal pun beragam macam mulai dari nyawa keluarga hingga diri sendiri yang menjadi taruhannya.

Dihimpun dari berbagai sumber pada Minggu (19/12/2021), berikut 7 tumbal pesugihan paling sering diminta. 

1. Tumbal Keluarga 
Pesugihan tutup garwo adalah pelaku pesugihan harus merelakan anggota keluarganya untuk dijadikan tumbal. Mereka bisa istri, suami hingga anak pun juga bisa dikorbankan, tergantung dari apa yang diminta sebelumnya oleh sang jin penguasa. HIngga akhirnya sekeluarga bisa habis satu demi satu.

2. Tukar Janin 
Tukar janin atau meteng tembean merupakan tumbal dari pesugihan di mana sang ibu yang mengandung anak pertama dan tidak lebih dari 7 bulan harus ikhlas melepas janinnya untuk diberikan kepada bangsa jin perempuan yang menginginkan keturunan untuk dirawat atau diambil dengan cara membunuh sang anak untuk dipindahkan. 

Setelah mendapat kesepakatan, sang ibu atau pelaku pesugihan akan mendapatkan imbalan berupa uang atau perhiasan. Besaran uangnya pun tergantung bayi yang dikandung sebagai tumbal atau weton. 

Editor: Sazili MustofaEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut