Sementara Kepala Desa Leles, Toni Triswandi membenarkan jika di kampung Babakan Sari merupakan cikal bakal adanya perajin bendera merah putih. Sampai saat ini, menurutnya, profesi tersebut masih ditekuni warganya ataupun menjadi salah satu mata pencaharian sehari-hari nya.
Dirinya selaku kepala Desa berharap para perajin bendera merah putih ini bisa lebih diperhatikan kembali dalam hal permodalannya. Agar, imbuhnya, mereka bisa berkembang pesat untuk lebih mengembangkan usahanya itu lebih baik dan baik lagi.
"Mudah-mudahan para perajin bendera merah putih disini terus berkembang lebih baik lagi,"ucapnya.
Diketahui seiring berjalannya waktu, para perajin bendera merah putih di Kecamatan Leles Garut mulai melakukan perubahan-perubahan. Dimana, tidak hanya membuat bendera merah putih saja, melainkan varian lainnya seperti umbul-umbul, bandir, background, dan aksesoris lainnya.
Dan pada tanggal 22 Agustus 2022 lalu, para perajin bendera merah putih di Kecamatan Leles di apresiasi oleh Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Provinsi. Dimana mereka dibuatkan monumen Perajin Bendera Merah Putih Asli Garut yang diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil bersama Kapolda Jawa Barat (Jabar) yang kala itu dijabat oleh Irjen Pol Suntana.
Editor : ii Solihin