get app
inews
Aa Text
Read Next : Razia Takbir di Kadungora Garut 58 Botol Miras dan 10 Knalpot Brong Disita

Program Harum Madu Upaya Pengendalian Inflasi Daerah di Kabupaten Garut

Kamis, 28 September 2023 | 18:32 WIB
header img
Beberapa warga di Kampung Caringin, Desa Mekarmukti, Kabupaten Garut Merawat Tanaman Yang Ada Dalam Halaman Rumah Masyarakat Terpadu (Harum Madu). Foto istimewa

GARUT, iNewsGarut.id – Program Halaman Rumah Masyarakat Terpadu (Harum Madu) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Garut pada Februari 2023, merupakan salah satu upaya dalam pengendalian inflasi daerah di Kabupaten Garut. Program ini, kini hampir menyentuh 382 desa di 42 kecamatan tersebar di Kabupaten Garut, merasakan manfaat program Harum Madu

Dengan memanfaatkan halaman rumah, masyarakat telah menghasilkan komoditas vital seperti cabai, sayuran, dan umbi-umbian. Program ini telah membantu menekan inflasi serta memenuhi kebutuhan pangan di masa sulit, ketika bahan pokok di pasaran mulai mengalami kenaikan harga.

Keseriusan warga dalam menerapkan Program Harum Madu ini nampak terlihat, di mana banyak pekarangan rumah milik warga dimanfaatkan untuk menanam beberapa komoditas mulai dari seladah, cabai, tomat, dan berbagai satlturan daun lainnya.

Salah satu kawasan yang menonjol dalam menerapkan Harum Madu adalah RW 11 Kampung Caringin, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cilawu. Sumarni (62), Ketua Kelompok Wanita Tani Mekar Rahayu, mengungkapkan keberhasilannya dalam menanam komoditas seperti terong ungu, cabai, bawang merah, dan tomat. Hasil panen tidak hanya mencukupi kebutuhan keluarganya, namun dengan pekarangan yang memiliki luas kurang lebih 2x4 meter juga menjadi sumber pendapatan tambahan.

"Yang paling besar (hasilnya) bawang merah. Iya (memenuhi kebutuhan di rumah), iya kalau ada yang beli (dijual), kalau engga ya dikonsumsi aja," ujar Sumarni saat ditemui di Kampung Caringin, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Kamis (28/9/2023).

Tidak hanya Sumarni, Eni (50) juga telah mengadopsi program ini dengan sukses. Ia mampu menjual daun bawang dengan harga yang menguntungkan. Selain itu, hasil panen tomatnya juga mencapai 9 kilogram, memberikan dampak ekonomi positif.

Eni mengungkapkan, jika dengan program Harum Madu ini, telah membantu kebutuhan pangan dan kebutuhan ekonomi keluarganya. Bahkan, beberapa warga sekitar pun mengakui bahwa melalui program Harum Madu ini, kebutuhan beberapa pangan seperti cabai, sayur mayur, dan lain sebagainya, kini tersedia di pekarangan atau di halaman rumah.

"Teu aya pengeluaran nanaon, hoyong sayuran kantun petik sendiri, hoyong cengek metik sendiri, Alhamdulilah tos aya ieu teh Alhamdulilah sagala rupi oge (tidak ada pengeluaran apa-apa, mau sayuran tinggal petik sendiri, mau cabe rawit petik sendiri, Alhamdulillah ini segala macam ada)," ucapnya.

Editor : ii Solihin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut