TNI Tanam Pohon Massal di Garut, Lahan Kritis Kebun Teh Disulap Jadi Agroforestry
Brigjen Hamim Tohari menegaskan kehadiran program tersebut tidak menghilangkan aktivitas warga masyarakat yang selama ini sudah bertani melainkan tetap bekerjasama dengan menambahkan menanam tanaman kerasa dan produktif untuk mengbalikan kelestarian lingkungan.
“Tetap bersama msyarakat jika selama ini warga pertani menanam sayuran tetap berjalan dan dengan jarak yang ideal kami titipkan tanaman atau pohon keras dan produktif seperti durian, mangga dan lainnya,”imbuhnya.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari tokoh masyarakat Kabupaten Garut, H Dudung Sudiana, yang turut hadir dan mengikuti penanaman perdana.
“Ini program yang sangat visioner. Garut memiliki banyak lahan kritis yang perlu sentuhan nyata, bukan sekadar wacana. Apa yang dilakukan TNI AD melalui Yayasan Tekad 94 patut diapresiasi dan didukung bersama,” ungkap H. Dudung Sudiana.
Menurutnya, program agroforestry sejalan dengan kebutuhan daerah, terutama dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mencegah bencana ekologis, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.
Kegiatan penanaman perdana ini diharapkan menjadi pemicu berlanjutnya program agroforestry di wilayah lain di Kabupaten Garut, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, masyarakat, dan pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian alam.
Tekad 94 yang merupakan Yayasan milik para alumni AKMIL 94 terlihat kompak dihadiri sejumlah Jendral TNI AD sepeti Danpuspom TNI AD (Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat) Mayor Jenderal TNI Eka Wijaya Permana, S.H dan para Jendral lainnya
Editor : ii Solihin