Atlet PON Garut Sakit Jadi Alarm, Pemkab Diminta Perkuat Perlindungan Atlet Pasca Kejuaraan
GARUT, iNewsGarut.id – Kasus sakit serius yang dialami Siti Nur Rahayu, atlet rugby asal Garut yang pernah membela daerah pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, menjadi alarm penting bagi pemerintah daerah dalam memperkuat sistem perlindungan atlet pasca kejuaraan.
Siti, atlet asal Kampung Seni Baru, Kelurahan Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, diketahui menderita sakit parah akibat pecah usus selama dua bulan terakhir. Kondisinya menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial karena dinilai kurang mendapatkan pendampingan kesehatan, meski berstatus sebagai atlet berprestasi.
Peristiwa tersebut memantik perhatian Pemerintah Kabupaten Garut. Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menegaskan bahwa pemerintah daerah menjadikan kasus ini sebagai bahan evaluasi menyeluruh, khususnya terkait sistem pembinaan dan jaminan kesehatan atlet daerah setelah mengikuti ajang besar seperti PON.
Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin kejadian serupa kembali terjadi di kemudian hari.
“Kejadian ini menjadi evaluasi serius bagi kami. Atlet yang telah mengharumkan nama daerah tidak boleh luput dari perhatian, terutama saat menghadapi persoalan kesehatan,” ujar Nurdin. Jumat (6/2/2026).
Ia memastikan, saat ini Pemkab Garut telah mengambil langkah konkret dalam penanganan kondisi Siti Nur Rahayu.
“Penanganan terhadap yang bersangkutan sudah dilakukan. BPJS Kesehatannya juga sudah aktif, dan pemerintah daerah akan melakukan pendampingan sampai yang bersangkutan benar-benar pulih,” katanya.
Editor : ii Solihin